10 Dampak Negatif Konsumsi Ikan Sapu-Sapu, Risiko Infeksi Parasit pada Tubuh


HAIJAKARTA.ID – Dampak buruk mengkonsumsi ikan sapu-sapu belakangan kian banyak dicari usai beredarnya video ikan sapu-sapu yang banyak ditemukan di Jakarta dan sekitarnya.
Fenomena ini mencuat seiring meningkatnya penangkapan ikan tersebut di perairan perkotaan.
Sebagian masyarakat mulai mempertimbangkan ikan ini sebagai alternatif sumber pangan.
Namun di balik itu, muncul kekhawatiran terkait dampaknya bagi kesehatan.
Berikut ini 10 dampak negatif konsumsi ikan sapu-sapu pada tubuh yang perlu diketahui masyarakat.
Ikan sapu-sapu hidup di dasar sungai yang sering menjadi tempat endapan limbah. Kondisi ini membuatnya rentan mengandung logam berat seperti merkuri, kadmium, dan timbal.
Paparan zat ini dapat memicu kerusakan organ, gangguan saraf, hingga meningkatkan risiko penyakit kronis.
Selain logam berat, ikan sapu-sapu berpotensi menyerap limbah industri dan pestisida dari aliran sungai.
Jika dikonsumsi terus-menerus, zat kimia ini bisa berdampak buruk pada kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Ikan sapu-sapu dapat membawa parasit seperti cacing yang berbahaya bagi manusia.
Jika tidak dimasak dengan benar, parasit ini dapat menyebabkan infeksi usus dan gangguan pencernaan.
Sebagian orang dapat mengalami reaksi alergi setelah mengonsumsi ikan sapu-sapu.
Gejala bisa berupa gatal, ruam, hingga gangguan pernapasan pada kondisi tertentu.
Kandungan racun dan logam berat dapat membebani kerja hati.
Jika dikonsumsi dalam jangka panjang, hal ini berpotensi menyebabkan kerusakan hati.
Logam berat seperti kadmium diketahui berdampak pada fungsi ginjal.
Konsumsi ikan yang terkontaminasi dapat meningkatkan risiko gangguan ginjal.
Merkuri yang terkandung dalam ikan sapu-sapu dapat memengaruhi sistem saraf.
Efeknya bisa berupa gangguan konsentrasi, tremor, hingga penurunan fungsi kognitif.
Akumulasi zat berbahaya dalam tubuh dapat memicu keracunan.
Gejala keracunan bisa meliputi mual, muntah, pusing, hingga kondisi yang lebih serius.
Paparan bahan kimia dan logam berat dapat melemahkan sistem imun.
Akibatnya, tubuh lebih rentan terhadap penyakit.
Konsumsi ikan sapu-sapu dalam jangka panjang berisiko meningkatkan kemungkinan penyakit kronis.
Hal ini termasuk gangguan organ, kanker, hingga masalah kesehatan serius lainnya.
Rangkuman AI sedang dibuat…