20+ Sekolah Kedinasan yang Tidak Pakai Nilai UTBK SNBT: Kuliah Gratis, Lulus Bisa Langsung Kerja


HAIJAKARTA.ID – Meski UTBK SNBT menjadi jalur seleksi utama bagi banyak perguruan tinggi negeri, tidak semua sekolah kedinasan mewajibkan nilai tersebut.
Tercatat lebih dari 20 sekolah kedinasan yang tidak pakai nilai UTBK SNBT sebagai syarat seleksi.
Calon taruna dan taruni yang tertarik bergabung ke instansi pemerintahan melalui jalur pendidikan kedinasan bisa langsung mendaftar dan mengikuti tahapan seleksi yang telah ditentukan oleh masing-masing institusi.
Di bawah Kementerian Perhubungan (Kemenhub), terdapat banyak sekolah kedinasan yang membuka penerimaan tanpa menggunakan nilai UTBK SNBT, antara lain:
1. Politeknik Transportasi Darat Indonesia
2. Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun
3. Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) Tegal
4. Politeknik Transportasi Sungai, Danau, dan Penyeberangan (Poltektrans SDP) Palembang
5. Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali
6. Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta
7. Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar
8. Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya
9. Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang
10. Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Sumatera Barat
11. Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Banten
12. Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Malahayati Aceh
13. Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Barombong
14. Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Sorong
15. Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Sulawesi Utara
16. Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug
17. Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Makassar
18. Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Medan
19. Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Surabaya
20. Akademi Penerbang Indonesia (API) Banyuwangi
21. Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Jayapura
22. Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Palembang
Beberapa sekolah kedinasan lainnya yang juga tidak menggunakan nilai UTBK SNBT dalam seleksi calon mahasiswa baru, antara lain:
23. Politeknik Statistika STIS (Badan Pusat Statistik – BPS)
24. Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN – Badan Intelijen Negara)
25. Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN – Kemendagri)
26. Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin – Kementerian Hukum dan HAM)
27. Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG – BMKG)
28. Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN – Kementerian Keuangan)
Masing-masing lembaga menerapkan metode seleksi yang berbeda, mulai dari tes akademik, psikotes, tes kesehatan, hingga wawancara.
Oleh karena itu, penting bagi calon pendaftar untuk memantau pengumuman resmi dari situs instansi terkait.
Manfaat utama bersekolah di sekolah kedinasan yang membuatnya menjadi pilihan banyak calon mahasiswa:
Sebagian besar sekolah kedinasan menawarkan ikatan dinas, yang berarti lulusan akan langsung diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) atau bekerja di instansi pemerintah terkait.
Hal ini sangat menguntungkan dibandingkan jalur pendidikan reguler yang belum tentu menjamin pekerjaan.
Banyak sekolah kedinasan yang tidak memungut biaya pendidikan, bahkan beberapa di antaranya memberikan uang saku bulanan kepada mahasiswa.
Ini sangat membantu mengurangi beban finansial keluarga.
Kurikulum sekolah kedinasan disusun secara khusus untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja instansi pemerintah.
Mahasiswa dibekali dengan keterampilan teknis dan pengetahuan praktis yang sangat relevan di dunia kerja.
Sekolah kedinasan menerapkan sistem semi-militer yang membentuk karakter disiplin, bertanggung jawab, dan kepemimpinan.
Nilai-nilai ini menjadi keunggulan kompetitif saat memasuki dunia kerja.
Lulusan sekolah kedinasan memiliki jalur karier yang tertata, stabil, dan peluang naik jabatan cukup besar.
Hal ini sangat cocok bagi mahasiswa yang nantinya menginginkan keamanan kerja jangka panjang.
Mahasiswa berasal dari berbagai daerah di Indonesia, sehingga memberikan kesempatan membangun jaringan profesional yang luas.
Relasi ini bisa sangat bermanfaat di dunia kerja maupun dalam pengembangan diri.
Setelah lulus dan diangkat menjadi ASN, lulusan sekolah kedinasan akan menikmati berbagai fasilitas seperti gaji tetap, tunjangan, asuransi kesehatan, dan jaminan pensiun.
Bekerja di instansi pemerintah memungkinkan lulusan untuk berkontribusi langsung terhadap pembangunan negara dan pelayanan publik.
Rangkuman AI sedang dibuat…