5 Penyebab Infeksi Saluran Kemih (ISK), Wajib Kamu Waspadai!



Gadget kini menjadi bagian yang sulit dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Anak melihat orang tua menggunakan ponsel, menonton video, melakukan video call, hingga menggunakan perangkat digital sebagai bagian dari aktivitas keluarga. Tidak heran jika sejak kecil anak mulai tertarik dengan layar. Bagi sebagian orang tua, gadget bahkan sering menjadi solusi cepat ketika anak sedang bosan, rewel, […]

HAIJAKARTA.ID – Memilih casing yang tepat menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan setelah menggunakan iPhone 18. Selain melindungi bodi smartphone dari goresan dan benturan ringan, casing juga sebaiknya tetap nyaman digunakan tanpa membuat perangkat terasa terlalu tebal. Salah satu merek yang bisa menjadi pilihan adalah TORRAS, yang menghadirkan berbagai casing iPhone 18 dengan desain […]

Memilih dan mengetahui percetakan buku di Jakarta Selatan maupun di daerah lain yang berkualitas merupakan suatu hal yang penting bagi para dosen. Pemilihan penerbit atau percetakan yang tepat akan mampu membantu proses publikasi karya tulis maupun naskah agar lebih lancar sehingga tidak mengalami kerugian di masa depan. Berikut ini yang tidak informasi selengkapnya mengenai percetakan […]
HAIJAKARTA.ID – Infeksi saluran kemih (ISK) ternyata bukan hanya dipicu oleh kebiasaan menahan buang air kecil.
Ada banyak faktor lain yang sering terjadi dalam aktivitas sehari-hari tanpa kita sadari.
Perempuan juga secara anatomi memang lebih rentan mengalami ISK dibandingkan laki-laki.
Hal ini dijelaskan oleh Dokter Spesialis Urologi, dr. Dimas Tri Prasetyo, Sp.U., MRes.
“Kenapa perempuan lebih rentan terkena ISK dibandingkan laki-laki? Karena salurannya lebih pendek,” ujar dr. Dimas dalam acara grand opening Elysium Clinic di Jakarta Selatan, Selasa (9/12/2025).
Ia menjelaskan, panjang uretra perempuan hanya sekitar 3–5 cm, sementara pada laki-laki bisa mencapai 25–30 cm.
Perbedaan panjang saluran ini membuat bakteri lebih mudah berkembang, terutama saat perempuan sering menahan buang air kecil.
Berikut ini 5 penyebab infeksi saluran kemih yang jarang orang tahu:
Ini adalah faktor paling umum.
Ketika urine terlalu lama tertahan di kandung kemih, bakteri memiliki lebih banyak waktu untuk berkembang biak.
“Kalau dia nahan kencing, kencingnya kan tidak keluar. Airnya stuck di situ. Itu lebih gampang bakteri masuk dan kemudian menyebabkan ISK. Di kulit pasti ada bakteri. Apalagi daerah tersebut dekat dengan vagina, dekat juga dengan anus. Banyak bakteri di situ,” jelas dr. Dimas, dikutip dari Kompas.
Sebaliknya, sering buang air kecil dapat membantu mengeluarkan bakteri, atau sering disebut efek flush, yang penting untuk menjaga kebersihan saluran kemih.
Kurang minum membuat frekuensi buang air kecil menurun.
Akibatnya, bakteri lebih lama “berdiam” di saluran kemih dan bisa memicu infeksi.
Karena itu, dr. Dimas selalu menekankan pentingnya minum cukup agar tubuh lebih sering berkemih.
“Banyak minum, banyak kencing. Itu harus selalu, banyak kencing untuk nge-flush,” ujarnya.
Produk pembersih area kewanitaan yang mengandung antiseptik sebenarnya tidak perlu digunakan terlalu sering.
Menurut dr. Dimas, antiseptik justru dapat menghilangkan bakteri baik yang melindungi area kewanitaan.
“Hindari penggunaan produk-produk feminim yang antiseptik. Kumannya mati memang, tapi termasuk kuman baik di situ,” katanya.
Ketika bakteri baik berkurang, risiko pertumbuhan jamur meningkat dan jamur juga bisa menyebabkan infeksi, termasuk ISK.
“Itu meningkatkan risiko untuk jamur. Jamur merupakan salah satu penyebab infeksi juga,” lanjutnya.
Kebiasaan membersihkan atau mengeringkan area intim ternyata juga memengaruhi risiko ISK.
Membersihkan area kewanitaan harus dilakukan dari depan ke belakang.
“Dikeringkan itu harus dari atas ke bawah. Kalau bawah ke atas, kita bawa kuman dari anus, dari vagina langsung naik ke situ,” tutur dr. Dimas.
Ia juga menyarankan menggunakan tisu sekali pakai agar bakteri tidak berpindah dari kain atau tisu yang digunakan berulang.
Perempuan yang sudah aktif secara seksual juga memiliki risiko lebih tinggi terkena ISK.
Saat berhubungan intim, bakteri dari pasangan bisa masuk ke saluran kemih.
“Saat berhubungan seksual, pasti ada bakteri dari pasangannya. Pasti ada kuman,” kata dr. Dimas.
Selain itu, gesekan selama hubungan seksual bisa menimbulkan mikrotrauma yang membuat bakteri lebih mudah menginfeksi.
“Kalau saat sedang berhubungan seksual, ada mikrotrauma. Gesekan itu menyebabkan mikrotrauma. Mikrotrauma tersebut meningkatkan risiko untuk infeksi,” terang dr. Dimas.
Karena itu, dr. Dimas menyarankan perempuan untuk selalu buang air kecil setelah berhubungan seksual agar bakteri yang masuk bisa segera terbilas.
Rangkuman AI sedang dibuat…