9 Rumah Warga Rusak Akibat Hantaman Angin Kencang di Cigudeg Bogor



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID – Sebanyak 9 rumah warga mengalami kerusakan akibat hantaman angin kencang di Cigudeg Bogor, Kamis (1/8/2024).
Kejadian ini bermula ketika hujan deras yang disertai angin kencang mengarah ke Desa Bunar, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Kabid Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani, menyampaikan bahwa hujan deras dan angin kencang yang terjadi berdampak signifikan pada rumah-rumah di desa tersebut.
Adam mengungkapkan, berdasarkan hasil kaji cepat, sebanyak 9 rumah di Desa Bunar mengalami kerusakan.
“9 unit rumah terdampak dari amukan angin kencang dan mengalami kerusakan kategori ringan,” ujarnya.
Dari 9 rumah tersebut, 5 di antaranya berada di RT 01/12 Kampung Papanggungan, sementara di RT 02/12 ada 1 rumah rusak, dan di RT 03/12 ada 3 rumah rusak.
“Jumlah total terdampak 9 KK berisi 32 jiwa,” jelasnya.
Adam menambahkan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kerusakan rumah warga mayoritas terjadi pada bagian atap.
“Ada rumah yang terkena ranting pohon yang tumbang imbas akibat angin kencang dan hujan ini. Sehingga bagian atap perlu dilakukan perbaikan,” pungkasnya.
BPBD Kabupaten Bogor telah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan tindakan penanganan darurat dan pemulihan.
Warga yang terdampak telah mendapatkan bantuan sementara untuk memperbaiki atap rumah yang rusak.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati terhadap kemungkinan cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
BPBD Kabupaten Bogor juga menghimbau agar warga melakukan pemangkasan pohon yang berpotensi tumbang untuk mengurangi risiko kerusakan lebih lanjut.
Rangkuman AI sedang dibuat…