Banjir di Kalimantan Barat, Air Meluas Hingga Rendam 11 Kecamatan



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA. ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, mencatat setidaknya ada 11 kecamatan yang telah terendam banjir dalam sepekan terakhir.
Kepala BPBD Dwi Berta menjelaskan, wilayah terdampak meliputi Kecamatan Lumar, Ledo, Seluas, Sanggau Ledo, Jagoi Babang, Teriak, Sungai Betung, Monterado, Sungai Raya, Sungai Raya Kepulauan, dan Bengkayang.
“Di Kecamatan Bengkayang, ratusan rumah warga, terutama di Jalan Swadaya dan Jalan Raya Bengkayang-Singkawang, terendam banjir. Rumah-rumah di bantaran Sungai Sebalo juga terkena dampak,” kata Dwi Berta, Selasa (28/1).
Banjir tidak hanya menggenangi rumah warga tetapi juga sejumlah fasilitas umum, seperti kantor desa, Polsek, sekolah, pasar tradisional, kafe, dan penginapan di Bengkayang.
Dwi mengimbau masyarakat untuk mengenali potensi bencana di wilayah masing-masing dan segera mengungsi ke tempat yang aman jika kondisi memburuk.
Banjir di wilayah ini terutama disebabkan oleh meluapnya Sungai Sebalo akibat curah hujan tinggi sepanjang malam.
Warga setempat, Yosua, melaporkan banjir mulai terjadi sekitar pukul 05.00 WIB dengan ketinggian air mencapai lebih dari satu meter.
“Kami sangat berharap pemerintah mendapatkan solusi untuk banjir ini demi keamanan warga,” ujar Yosua.
BPBD meminta warga tetap siaga dan berhati-hati, serta segera melakukan evakuasi sambil membawa barang berharga jika kondisi semakin parah.
“Jangan sampai tim evakuasi tidak bisa lagi membantu karena situasi berbahaya,” tutup Dwi.
Dengan kondisi banjir yang meluas, masyarakat diimbau terus memantau informasi dan mengikuti arahan dari pihak berwenang.
Rangkuman AI sedang dibuat…