BMKG Ungkap Penyebab Cuaca Terasa Panas di Indonesia, Waspada Suhu Ekstrem



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan penyebab cuaca terasa panas di Indonesia.
Beberapa hari terakhir, di sejumlah wilayah Indonesia terasa lebih panas.
Padahal, bulan Oktober 2025 telah masuk musim hujan.
Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto mengatakan cuaca panas ekstrem di Indonesia beberapa hari terakhir disebabkan pergeseran matahari ke sisi selatan Indonesia.
“Ini juga menyebabkan pertumbuhan awan hujan juga sudah jarang di wilayah selatan,” kata Guswanto di Kementerian Kehutanan, Senin (13/10/2025).
“Sehingga inilah yang terasa panas, tidak ada awan yang menutup sinar matahari langsung,” sambungnya.
Pergeseran ini berdampak langsung pada peningkatan temperatur udara, terutama di wilayah selatan dan perkotaan besar.
Guswanto menjelaskan temperatur maksimum ideal di wilayah perkotaan berkisar antara 31-34 derajat Celcius.
Namun, suhu yang terpantau dalam beberapa hari terakhir cenderung berada di batas atas bahkan melebihi angka tersebut.
Posisi matahari yang bergeser ke selatan turut memengaruhi pembentukan awan hujan.
“Ini juga menyebabkan pertumbuhan awan hujan itu juga sudah jarang di wilayah selatan,” tuturnya.
Minimnya pertumbuhan awan berarti semakin sedikit penutup alami bagi sinar matahari.
Akibatnya, radiasi matahari langsung mengenai permukaan bumi dan tubuh manusia tanpa peredam, membuat temperatur terasa lebih menyengat.
Fenomena ini lazim terjadi menjelang akhir tahun, terutama saat wilayah Indonesia bagian selatan menerima paparan radiasi matahari yang lebih intens.
Selain itu, kondisi lingkungan perkotaan seperti minimnya ruang hijau dan dominasi permukaan keras seperti aspal dan beton turut memperparah efek panas.
Panasnya suhu udara beberapa hari terakhir membuat masyarakat mempertanyakan kapan datangnya musim hujan datang secara merata di Indonesia.
Guswanto memaparkan sejak Agustus beberapa wilayah telah mengalami hujan.
Namun, dengan kondisi geografis Indonesia yang luas, pergeseran musim terjadi tidak bersamaan.
“Menurut prakiraan BMKG, sekitar bulan November hampir semua daerah di Indonesia sudah mengalami musim hujan,” kata Guswanto.
Ia menambahkan puncak musim hujan, yakni Desember, Januari, dan Februari hampir seluruh wilayah akan diguyur hujan secara merata.
Selain itu, BMKG juga memperingatkan potensi cuaca ekstrem di sejumlah daerah dalam sepekan ke depan.
Terutama, di Sumatera Utara serta wilayah Jawa bagian tengah.
Lebih lanjut, data prakiraan BMKG pada Senin, 13 Oktober 2025 menunjukkan bahwa suhu di beberapa kota besar Indonesia berkisar antara 27 hingga 35 derajat Celsius.
Prakirawan BMKG, Zen Putri mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap suhu tinggi, terutama bagi mereka yang beraktivitas di luar ruangan.
Rangkuman AI sedang dibuat…