Bus Wisatawan Asal Bekasi Kecelakaan di Banten, 21 Penumpang Luka-luka



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID – Bus wisatawan yang membawa rombongan dari Bekasi, Jawa Barat, mengalami kecelakaan di turunan Cariang menuju pesisir Pantai Sawarna, Kabupaten Lebak, Banten pada Selasa, (24/3/2026) pagi. Sebanyak 21 penumpang dilaporkan mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke fasilitas terdekat.
Dilansir dari Antara, kecelakaan terjadi sekitar pukul 07.30 WIB. Bus jenis Hino bernomor polisi B 7885 FAA yang mengangkut 36 penumpang dari Bekasi itu diduga mengalami kecelakaan akibat sopir mengantuk saat melintasi jalur turunan, sehingga kendaraan kehilangan kendali dan menabrak tebing.
Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satlantas Polres Lebak, Aris Setyawan, mengatakan sebanyak 21 penumpang yang mengalami luka telah mendapatkan penanganan medis.
“Kami bergerak cepat untuk melarikan penumpang yang mengalami luka-luka dibawa Puskesmas Bayah dan RSUD Cilograng,” katanya.
Dalam peristiwa tersebut, dipastikan tidak ada korban jiwa. Namun, puluhan penumpang mengalami luka sehingga harus mendapatkan perawatan di RSUD Cilograng dan Puskesmas Bayah.
Berdasarkan keterangan sementara, kecelakaan diduga terjadi karena pengemudi dalam kondisi mengantuk saat melintasi turunan Cariang yang dikenal cukup rawan.
Akibatnya, kendaraan oleng dan tidak dapat dikendalikan hingga akhirnya masuk ke arah tebing di sisi jalan.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut. Kasus ini masih dalam penanganan dan pendalaman oleh aparat berwenang.
Pihak kepolisian juga mengimbau para pengemudi, terutama saat perjalanan jauh, untuk memastikan kondisi fisik tetap prima.
“Kami minta sopir jika mengantuk sebaiknya terlebih dulu istirahat,” kata Aris.
Rangkuman AI sedang dibuat…