Cara Cek NIK KTP Penerima Bansos PKH dan BPNT Juli 2025 Lewat cekbansos.kemensos.go.id



HAIJAKARTA.ID- Kabar baik bagi para lulusan perguruan tinggi yang ingin menambah pengalaman kerja. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) kembali membuka pendaftaran Program Pemagangan Nasional atau MagangHub Batch 3 Angkatan II mulai 27 Oktober hingga 4 November 2026. Program ini memberikan kesempatan bagi lulusan baru untuk memperoleh pengalaman kerja secara langsung di perusahaan mitra, sekaligus meningkatkan keterampilan dan […]

HAIJAKARTA.ID- Kabar baik bagi lulusan perguruan tinggi yang ingin memperoleh pengalaman kerja sekaligus berkontribusi dalam pengawasan sektor energi nasional. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi membuka Program Pengawal Energi 2026 dengan menyediakan 108 posisi bagi talenta muda Indonesia. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat pengawasan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi […]

HAIJAKARTA.ID- Kabar gembira bagi warga Jakarta dan sekitarnya yang ingin menikmati liburan hemat. Taman Impian Jaya Ancol menghadirkan program gratis tiket masuk kawasan pada 16–31 Oktober 2026. Melalui program ini, pengunjung bisa menikmati suasana pantai hingga malam hari tanpa dikenakan biaya tiket masuk orang pada jam yang telah ditentukan. Berdasarkan informasi promosi yang beredar, program […]
HAIJAKARTA.ID- Cara cek NIK KTP Penerima Bansos PKH dan BPNT Juli 2025, begini lengkapnya!
Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Sosial (Kemensos RI) terus menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat kurang mampu melalui penyaluran berbagai jenis bantuan sosial (bansos).
Memasuki bulan Juli 2025, dua program unggulan yakni Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau yang dikenal pula sebagai bansos sembako, kembali didistribusikan kepada masyarakat yang telah terdata sebagai penerima manfaat.
Menurut informasi resmi dari akun Instagram Kemensos (@kemensosri), proses penyaluran bansos triwulan kedua tahun ini mengacu pada basis Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Per 1 Juli 2025, tercatat bahwa sebanyak 80% penerima PKH dan 84,71% penerima BPNT sudah menerima bantuan tersebut.
Namun, masih ada sekitar 3 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang belum memperoleh haknya.
Hal ini disebabkan oleh proses transisi penyaluran bansos dari PT Pos Indonesia ke bank-bank milik negara (Himbara) seperti BNI, BRI, BTN, dan Mandiri, serta karena masih berlangsungnya pembukaan rekening kolektif.
Bagi masyarakat yang belum menerima bantuan atau ingin memastikan apakah termasuk dalam daftar penerima, Kemensos menyediakan dua jalur pengecekan resmi:
Langkah-langkahnya sebagai berikut:
Alternatif lain yang disediakan pemerintah adalah melalui aplikasi resmi “Cek Bansos” dari Kemensos, yang bisa diunduh melalui Play Store (Android) maupun App Store (IOS).
Langkah-langkahnya:
Untuk bulan Juli ini, Kemensos memberikan penebalan bantuan BPNT sebesar Rp 200.000 per bulan selama dua bulan, sehingga total bantuan yang diterima oleh masing-masing KPM adalah Rp 400.000.
Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) adalah sistem data terpadu yang menyatukan tiga basis data penting, yaitu:
DTSEN bertujuan menyatukan dan menyederhanakan data sosial-ekonomi berbasis NIK (Nomor Induk Kependudukan) agar penyaluran bantuan lebih tepat sasaran dan efisien.
Melalui sistem ini, pemerintah daerah dan pusat dapat menyusun kebijakan kesejahteraan yang lebih tepat sasaran, akurat, dan berkelanjutan.
Penentuan desil dilakukan oleh BPS (Badan Pusat Statistik) melalui sensus dan survei dengan menggunakan sekitar 29 indikator, di antaranya:
Dengan memahami proses dan syarat pengecekan bansos PKH dan BPNT, masyarakat dapat lebih mudah mengakses haknya.
Pemerintah berharap DTSEN menjadi solusi menyeluruh dalam memetakan penerima bantuan secara lebih akurat, sehingga kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat secara berkelanjutan.
Rangkuman AI sedang dibuat…