Cemas Terimbas Batas Belanja Pegawai, Pramono Pastikan PPPK DKI Tak Akan Dihentikan



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAJAKARTA.ID – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan berupaya tidak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), meski ada rencana pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD pada 2027.
“Yang jelas Pemerintas DKI Jakarta akan berusaha tidak ada pemberhentian kerja,” kata Pramono pada Senin, (30/3/2026).
Pramono menegaskan, pihaknya akan mempelajari lebih lanjut wacana kebijakan dari pemerintah pusat tersebut. Namun, ia memastikan Pemprov DKI akan mengutamakan keberlangsungan kerja para pegawai, khususnya PPPK.
Di sisi lain, Pramono juga menyoroti kondisi di Jakarta yang saat ini memiliki banyak tenaga PPPK, baik yang bekerja penuh waktu maupun paruh waktu, yang baru saja menjalani proses pelantikan.
“Pemerintah DKI Jakarta kemarin PPPKnya kan memang ada yang paruh waktu maupun yang sepenuhnya itu kan juga baru dilantik,” pungkasnya.
Kebijakan pembatasan belanja pegawai ini memicu kekhawatiran di kalangan PPPK karena dinilai berpotensi berdampak pada kelangsungan kerja mereka di masa mendatang.
Rangkuman AI sedang dibuat…