Cicilan KUR BRI Rp100 Juta 2026 Berapa? Ini Simulasi Angsuran dan Syarat Pengajuannya!



HAIJAKARTA.ID- Kabar baik bagi para lulusan perguruan tinggi yang ingin menambah pengalaman kerja. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) kembali membuka pendaftaran Program Pemagangan Nasional atau MagangHub Batch 3 Angkatan II mulai 27 Oktober hingga 4 November 2026. Program ini memberikan kesempatan bagi lulusan baru untuk memperoleh pengalaman kerja secara langsung di perusahaan mitra, sekaligus meningkatkan keterampilan dan […]

HAIJAKARTA.ID- Kabar baik bagi lulusan perguruan tinggi yang ingin memperoleh pengalaman kerja sekaligus berkontribusi dalam pengawasan sektor energi nasional. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi membuka Program Pengawal Energi 2026 dengan menyediakan 108 posisi bagi talenta muda Indonesia. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat pengawasan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi […]

HAIJAKARTA.ID- Kabar gembira bagi warga Jakarta dan sekitarnya yang ingin menikmati liburan hemat. Taman Impian Jaya Ancol menghadirkan program gratis tiket masuk kawasan pada 16–31 Oktober 2026. Melalui program ini, pengunjung bisa menikmati suasana pantai hingga malam hari tanpa dikenakan biaya tiket masuk orang pada jam yang telah ditentukan. Berdasarkan informasi promosi yang beredar, program […]
HAIJAKARTA.ID- Cicilan KUR BRI Rp100 Juta 2026 berapa? Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) masih menjadi salah satu solusi pembiayaan paling diminati oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia.
Memasuki tahun 2026, banyak masyarakat yang mulai mencari informasi terkait simulasi pinjaman KUR BRI dengan plafon Rp100 juta.
Simulasi ini termasuk besaran cicilan bulanan, tenor pinjaman, hingga syarat yang harus dipenuhi untuk mengajukan kredit tersebut.
Sebagai bank penyalur KUR terbesar di Indonesia, Bank Rakyat Indonesia (BRI) terus berkomitmen mendukung perkembangan sektor UMKM melalui berbagai skema pembiayaan bersubsidi dari pemerintah.
Program ini menjadi bagian dari kebijakan pemerintah dalam meningkatkan akses permodalan bagi pelaku usaha yang memiliki usaha produktif namun belum memiliki jaminan tambahan yang cukup untuk memperoleh kredit perbankan konvensional.
Melalui program KUR, pemerintah memberikan subsidi bunga sehingga suku bunga yang dikenakan kepada debitur menjadi jauh lebih rendah dibandingkan pinjaman komersial biasa.
Dengan bunga yang lebih ringan, pelaku usaha diharapkan dapat memperluas usaha, meningkatkan produksi, hingga membuka lapangan kerja baru.
Kredit Usaha Rakyat merupakan fasilitas pembiayaan yang ditujukan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah yang memiliki usaha produktif serta layak secara bisnis.
Program ini dirancang untuk membantu pelaku usaha yang kesulitan mendapatkan akses pembiayaan dari lembaga keuangan formal karena keterbatasan agunan.
Dalam praktiknya, penyaluran KUR dilakukan melalui sejumlah bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) serta beberapa bank daerah.
Salah satu penyalur terbesar adalah BRI, yang memiliki jaringan luas hingga ke tingkat desa sehingga memudahkan pelaku UMKM mengakses pembiayaan.
Pemerintah bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga melakukan pengawasan terhadap program ini agar penyalurannya tepat sasaran dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dalam pelaksanaannya, BRI menyalurkan beberapa jenis KUR yang disesuaikan dengan kebutuhan dan skala usaha masyarakat. Beberapa jenis KUR tersebut antara lain:
Pinjaman dengan plafon hingga Rp50 juta yang umumnya ditujukan bagi usaha kecil yang baru berkembang.
Memiliki plafon pinjaman mulai dari di atas Rp50 juta hingga Rp500 juta dan biasanya diperuntukkan bagi usaha yang sudah lebih berkembang.
Skema pembiayaan khusus yang diperuntukkan bagi sektor tertentu atau pekerja migran Indonesia.
Untuk pengajuan pinjaman sebesar Rp100 juta, debitur akan masuk ke dalam kategori KUR Kecil, karena jumlah pinjamannya berada di atas batas maksimal KUR Mikro.
Secara umum, suku bunga KUR bersubsidi pemerintah berada di kisaran sekitar 6 persen efektif per tahun.
Besaran bunga ini tergolong rendah dibandingkan produk kredit komersial di perbankan yang biasanya memiliki bunga lebih tinggi.
Subsidi bunga tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebagai bagian dari program pemerintah untuk memperkuat sektor UMKM.
Dengan bunga yang lebih ringan, cicilan yang harus dibayarkan debitur menjadi lebih terjangkau sehingga tidak memberatkan arus kas usaha.
Meski demikian, kebijakan mengenai suku bunga KUR dapat berubah setiap tahun mengikuti keputusan pemerintah serta kondisi ekonomi nasional.
Oleh karena itu, calon debitur disarankan untuk selalu memeriksa informasi terbaru melalui kantor cabang BRI atau kanal resmi bank sebelum mengajukan pinjaman.
Untuk memberikan gambaran kepada calon debitur, berikut simulasi estimasi cicilan pinjaman Rp100 juta melalui KUR BRI tahun 2026 dengan asumsi suku bunga sekitar 6 persen per tahun.
Perlu dipahami bahwa simulasi ini bersifat ilustrasi karena besaran cicilan dapat berbeda tergantung metode perhitungan bank, jangka waktu pinjaman, serta profil kredit debitur.
Umumnya, semakin panjang tenor pinjaman yang dipilih, maka cicilan bulanan akan semakin kecil. Namun, total bunga yang harus dibayar selama masa pinjaman juga akan menjadi lebih besar.
Karena itu, pelaku usaha disarankan menyesuaikan tenor dengan kemampuan pembayaran serta kondisi keuangan usaha agar kredit tetap sehat dan tidak menimbulkan risiko gagal bayar.
Rangkuman AI sedang dibuat…