Ciri-Ciri Malam Lailatul Qadar, Lengkap Beserta Tanda Orang yang Mendapatkannya


HAIJAKARTA.ID – Malam Lailatul Qadar merupakan malam yang paling istimewa dalam bulan Ramadan. Malam ini disebut lebih baik dari seribu bulan sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an.
Karena keutamaannya, umat Islam berlomba-lomba meningkatkan ibadah pada sepuluh malam terakhir Ramadan untuk meraih kemuliaan tersebut.
Lalu, apa saja ciri-ciri malam Lailatul Qadar?
Adapun ciri-ciri malam Lailatul Qadar yaitu:
Berikut ini ciri-ciri orang yang mendapatkan malam keberkahan Lailatul Qadar:
Orang yang memperoleh malam Lailatul Qadar biasanya merasakan ketenangan batin yang mendalam. Hatinya terasa damai, jauh dari kegelisahan dan kekhawatiran.
Rasulullah SAW bersabda:
مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
“Siapa yang menghidupkan malam Lailatul Qadar dengan iman dan mengharap pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Mereka terdorong untuk meningkatkan kualitas ibadah seperti shalat malam, membaca Al-Qur’an, dan berzikir. Ibadah terasa lebih khusyuk dan penuh penghayatan.
Malam Lailatul Qadar merupakan waktu mustajab untuk berdoa. Orang yang beribadah dengan sungguh-sungguh pada malam itu memiliki peluang besar untuk mendapatkan pengabulan doa.
Rasulullah SAW menganjurkan membaca doa berikut:
اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
“Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan mencintai ampunan, maka ampunilah aku.” (HR. Tirmidzi)
Tanda lainnya adalah hadirnya keberkahan dalam kehidupan, baik dalam urusan dunia maupun akhirat. Rezeki terasa lebih lancar dan hidup dipenuhi kemudahan.
Karena dosa-dosanya diampuni, seseorang yang mendapatkan malam Lailatul Qadar akan merasakan ketenteraman, baik selama hidup di dunia maupun kelak di akhirat.
Mereka cenderung mengalami perubahan sikap menjadi lebih sabar, ikhlas, dan bersyukur. Kehidupan spiritualnya meningkat secara signifikan.
Orang yang mendapatkan malam tersebut merasakan kedekatan dengan Allah. Semangat ibadahnya meningkat dan hati terasa terang oleh iman.
Sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW, orang yang menghidupkan malam Lailatul Qadar dengan iman dan harapan pahala akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.
Sebagian orang merasakan kekuatan spiritual yang memengaruhi kondisi fisik dan mentalnya, sehingga tubuh terasa lebih segar dan jiwa lebih bersemangat.
Ibadah yang biasanya terasa berat menjadi ringan dan penuh kenikmatan. Setiap doa, zikir, dan sujud terasa lebih bermakna.
Untuk meraih keutamaan malam Lailatul Qadar, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah, di antaranya:
Malam Lailatul Qadar adalah momentum istimewa yang tidak datang setiap hari.
Karena itu, umat Islam dianjurkan memaksimalkan ibadah pada sepuluh malam terakhir Ramadan dengan penuh keimanan dan harapan akan rahmat Allah.
Rangkuman AI sedang dibuat…