Daftar Harga BBM Terbaru 20 Juli 2026: Pertamina, Shell, BP-AKR, dan Vivo Masih Stabil, Simak Rinciannya


HAIJAKARTA.ID- Harga bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) nasional terpantau masih stabil pada Senin, 20 Juli 2026.
Hingga awal pekan ini, belum ada penyesuaian harga baru dari Pertamina maupun operator swasta seperti Shell, BP-AKR, dan Vivo.
Kondisi tersebut membuat masyarakat masih dapat membeli BBM dengan tarif yang sama seperti yang berlaku sejak penyesuaian harga pada awal Juli 2026.
Sebelumnya, beberapa produk diesel non-subsidi sempat mengalami penurunan harga mengikuti pergerakan harga minyak mentah dunia dan perkembangan pasar energi internasional.
Sementara itu, pemerintah bersama PT Pertamina (Persero) juga masih mempertahankan harga BBM bersubsidi, yakni Pertalite dan Biosolar, sebagai upaya menjaga daya beli masyarakat serta memastikan ketersediaan energi bagi sektor transportasi dan usaha kecil.
Berdasarkan daftar harga resmi yang masih berlaku hingga 20 Juli 2026, berikut rincian harga BBM di SPBU Pertamina:
Harga tersebut masih mengacu pada kebijakan yang telah diberlakukan sejak awal Juli dan belum mengalami perubahan hingga pertengahan bulan.
Untuk SPBU Shell, harga BBM juga masih belum mengalami perubahan. Produk Shell V-Power Diesel dipasarkan dengan harga Rp21.340 per liter.
Sementara itu, beberapa produk bensin Shell seperti Shell Super (RON 92), Shell V-Power (RON 95), dan Shell V-Power Nitro+ (RON 98) masih belum tersedia di sejumlah jaringan SPBU Shell di Indonesia, sehingga konsumen belum dapat memperoleh produk tersebut di beberapa wilayah.
Operator SPBU BP-AKR juga mempertahankan harga jual seluruh produk BBM-nya. Adapun daftar harga yang berlaku yakni:
Harga tersebut dinilai masih kompetitif dibandingkan produk dengan spesifikasi oktan dan cetane yang sejenis di pasar.
SPBU Vivo juga belum melakukan perubahan harga. Hingga 20 Juli 2026, tarif BBM yang berlaku meliputi:
Dengan harga tersebut, Vivo masih menawarkan produk BBM non-subsidi yang bersaing dengan operator lainnya.
Stabilnya harga BBM di berbagai operator menunjukkan belum adanya kebijakan penyesuaian tarif pada pertengahan Juli 2026. Harga saat ini masih mengacu pada evaluasi yang dilakukan pada awal bulan.
Penetapan harga BBM non-subsidi sendiri dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari harga minyak mentah dunia, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, biaya distribusi, hingga kondisi pasar energi global.
Karena itu, evaluasi harga umumnya dilakukan secara berkala mengikuti perkembangan indikator tersebut.
Sementara untuk BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Biosolar, pemerintah masih mempertahankan harga jual guna menjaga stabilitas ekonomi dan mengendalikan inflasi.
Masyarakat yang akan mengisi bahan bakar disarankan untuk selalu memantau informasi resmi dari masing-masing operator SPBU, mengingat penyesuaian harga dapat dilakukan sewaktu-waktu sesuai perkembangan harga energi dunia dan kebijakan pemerintah.
Dengan belum adanya perubahan harga hingga 20 Juli 2026, konsumen masih dapat menikmati tarif BBM yang sama seperti pada awal bulan, baik di jaringan SPBU Pertamina maupun operator swasta seperti Shell, BP-AKR, dan Vivo.
Rangkuman AI sedang dibuat…