Daftar Jurusan S1 dengan UKT Termurah di UGM, Nomer 5 UKT Paling Tak Terduga, Wajib Tahu



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA. ID – Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menjadi sorotan dengan kebijakan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang ramah di kantong.
Bagi siswa kelas 12 SMA dan SMK artikel ini akan menghadirkan daftar jurusan S1 dengan UKT termurah di UGM.
Dari 71 program studi (prodi) S1 yang tersedia, 20 di antaranya memiliki UKT yang tidak sampai Rp 10 juta per tahun.
Kebijakan ini berlaku untuk semua jalur masuk, baik melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), maupun jalur mandiri.
UGM menerapkan dua skema UKT, yakni UKT Pendidikan Unggul UGM dan UKT Pendidikan Unggul Bersubsidi UGM.
Subsidi diberikan berdasarkan kemampuan ekonomi keluarga, dengan potongan mulai dari 25 persen hingga 100 persen.
“Kami berkomitmen untuk menyediakan pendidikan berkualitas yang dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujar seorang perwakilan UGM saat konferensi pers.
Skema ini diberlakukan secara merata dengan tujuan menciptakan pendidikan unggul yang terjangkau.
Penentuan besaran UKT didasarkan pada evaluasi kemampuan ekonomi orang tua atau wali mahasiswa.
Dokumen pendukung harus diunggah saat proses daftar ulang setelah dinyatakan diterima.
Program subsidi ini memiliki empat tingkatan:
Skema ini diatur sesuai Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 25 Tahun 2020.
Dengan kebijakan ini, mahasiswa dari berbagai latar belakang ekonomi dapat mengakses pendidikan tinggi berkualitas di UGM.
Berikut adalah 20 program studi S1 di UGM dengan UKT yang tersebar di bawah Rp 10 juta per tahun akademik 2024/2025:
BKT: Rp 8.214.000
UKT Bersubsidi 50 persen: Rp 4.107.000
UKT Pendidikan Unggul: Rp 8.214.000
(Data lengkap 14 jurusan lainnya dapat dilihat pada sumber resmi UGM)
UGM menerapkan kebijakan berkeadilan agar pendidikan unggul dapat tersebar ke seluruh pelosok Indonesia.
Penentuan UKT mempertimbangkan kondisi ekonomi mahasiswa. “Kami ingin memastikan tidak ada mahasiswa yang terhambat biaya untuk menempuh pendidikan di UGM,” kata pejabat kampus tersebut.
Rangkuman AI sedang dibuat…