Dampak Live Tiktok Tutup Sementara, UMKM dan Affiliator Harus Telan Pil Pahit



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID – Hilangnya fitur siaran langsung (Live) di aplikasi TikTok sejak Sabtu (30/8/2025) malam sangat membuat publik merasa resah.
Keputusan penangguhan ini menimbulkan pertanyaan besar, terutama bagi pengguna yang menggantungkan pendapatan dari aktivitas live streaming.
Pihak TikTok menjelaskan bahwa penonaktifan sementara dilakukan untuk menjaga keamanan platform di tengah meningkatnya aksi unjuk rasa di sejumlah daerah.
Perusahaan asal Tiongkok itu menegaskan langkah tersebut hanya bersifat sementara hingga situasi dianggap kondusif.
Kebijakan Dampak Live TikTok Tutup Sementara ini dirasakan paling berat oleh pelaku UMKM serta affiliator yang mengandalkan live shopping sebagai sumber pendapatan utama.
Direktur Eksekutif Celios, Nailul Huda, menilai keputusan tersebut berpotensi menurunkan omzet hingga 40 persen.
Ia menjelaskan, berdasarkan data Statista, empat dari sepuluh orang di Indonesia sudah terbiasa berbelanja lewat live streaming.
Menurutnya, dampak yang muncul bukan hanya dari sisi ekonomi, tetapi juga terkait kebebasan berekspresi dan akses informasi.
Ia menegaskan, mematikan fitur live sama dengan membatasi saluran informasi publik.
Juru Bicara TikTok mengatakan, “Kami memutuskan untuk mengambil langkah pengamanan tambahan agar TikTok tetap menjadi ruang yang aman dan beradab, menyusul meningkatnya aksi kekerasan dalam unjuk rasa di Indonesia.”
Menkomdigi Meutya Hafid menuturkan bahwa penonaktifan fitur live TikTok dilakukan secara mandiri oleh pihak platform, bukan permintaan pemerintah.
Ia berharap kebijakan ini tidak berlangsung lama dan bisa segera dipulihkan begitu kondisi dalam negeri membaik.
Menurut Meutya, TikTok telah memberi pemberitahuan resmi kepada pemerintah mengenai alasan penghentian fitur Live.
Ia pun menekankan bahwa kebijakan mendadak ini jelas berdampak pada usaha kecil yang tengah berkembang di ranah digital.
Meski saat ini banyak pihak merasakan Dampak Live TikTok Tutup Sementara, perusahaan memastikan fitur tersebut akan kembali diaktifkan dalam beberapa hari mendatang.
Warganet, pelaku UMKM, hingga kreator konten diharapkan bersabar hingga kondisi kembali stabil.
Rangkuman AI sedang dibuat…