Drama 24 Jam Febrie Adriansyah: Sempat Bantah Isu Mundur, Kini Resmi Tinggalkan Jabatan Jampidsus!



HAIJAKARTA.ID- Kabar baik bagi para lulusan perguruan tinggi yang ingin menambah pengalaman kerja. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) kembali membuka pendaftaran Program Pemagangan Nasional atau MagangHub Batch 3 Angkatan II mulai 27 Oktober hingga 4 November 2026. Program ini memberikan kesempatan bagi lulusan baru untuk memperoleh pengalaman kerja secara langsung di perusahaan mitra, sekaligus meningkatkan keterampilan dan […]

HAIJAKARTA.ID- Kabar baik bagi lulusan perguruan tinggi yang ingin memperoleh pengalaman kerja sekaligus berkontribusi dalam pengawasan sektor energi nasional. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi membuka Program Pengawal Energi 2026 dengan menyediakan 108 posisi bagi talenta muda Indonesia. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat pengawasan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi […]

HAIJAKARTA.ID- Kabar gembira bagi warga Jakarta dan sekitarnya yang ingin menikmati liburan hemat. Taman Impian Jaya Ancol menghadirkan program gratis tiket masuk kawasan pada 16–31 Oktober 2026. Melalui program ini, pengunjung bisa menikmati suasana pantai hingga malam hari tanpa dikenakan biaya tiket masuk orang pada jam yang telah ditentukan. Berdasarkan informasi promosi yang beredar, program […]
HAIJAKARTA.ID- Perkembangan terbaru di Kejaksaan Agung menjadi perhatian publik setelah Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah resmi mengundurkan diri dari jabatannya.
Keputusan tersebut diumumkan pada Sabtu (11/7/2026), hanya berselang kurang dari satu hari setelah Febrie secara terbuka membantah kabar bahwa dirinya akan melepas jabatan.
Pengunduran diri Febrie terjadi di tengah sorotan publik terhadap penyidikan dugaan korupsi tata kelola batu bara untuk PT PLN yang sedang ditangani Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri.
Nama Febrie belakangan ikut menjadi perhatian setelah sejumlah lokasi yang dikaitkan dengannya digeledah penyidik.
Pada Jumat (10/7/2026), Febrie Adriansyah hadir dalam konferensi pers di Gedung Bundar Kejaksaan Agung.
Kemunculan tersebut merupakan penampilan publik pertamanya setelah beberapa hari menjadi sorotan akibat berkembangnya berbagai isu mengenai dirinya.
Dalam kesempatan itu, Febrie menegaskan bahwa dirinya masih menjabat sebagai Jampidsus dan tetap menjalankan tugas sebagaimana mestinya.
Ia bahkan mengungkapkan bahwa pada pagi hari sebelum konferensi pers berlangsung masih menerima arahan langsung dari pimpinan Kejaksaan Agung untuk mempercepat penyelesaian sejumlah perkara strategis.
Menurutnya, fokus utama saat ini adalah menyelesaikan proses pemberkasan sejumlah perkara yang masa penahanannya terbatas sehingga dapat segera dilimpahkan ke pengadilan.
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi bantahan terhadap isu yang menyebut dirinya akan dicopot ataupun mengundurkan diri dari jabatan.
Namun situasi berubah hanya beberapa jam kemudian. Pada Sabtu dini hari, Kejaksaan Agung mengumumkan bahwa Jaksa Agung ST Burhanuddin telah menerima pengunduran diri Febrie Adriansyah sebagai Jampidsus.
Pengumuman tersebut langsung menjadi perhatian karena bertolak belakang dengan pernyataan Febrie sehari sebelumnya yang masih menegaskan dirinya aktif menjalankan tugas.
Hingga pengumuman disampaikan, belum dijelaskan secara rinci alasan di balik pengunduran diri tersebut.
Dalam konferensi pers yang digelar Jumat, Febrie juga memberikan klarifikasi mengenai sejumlah isu yang beredar terkait penyidikan Kortastipidkor Polri.
Salah satu isu yang ramai diperbincangkan ialah penggeledahan sebuah kafe di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, yang dilakukan penyidik pada Rabu (8/7/2026).
Lokasi tersebut menjadi salah satu dari belasan tempat yang digeledah dalam penyidikan dugaan korupsi tata kelola batu bara PT PLN.
Febrie menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki hubungan dengan bisnis maupun aktivitas yang dikaitkan dengan lokasi tersebut.
Ia meminta masyarakat tidak terburu-buru menarik kesimpulan dan menghormati proses hukum yang sedang berjalan hingga penyidik menyampaikan hasil penyidikan secara resmi.
Selain isu mengenai kafe di Cipete, Febrie juga menanggapi penggeledahan rumah di kawasan Sentul, Bogor.
Ia mengakui bahwa rumah yang digeledah penyidik memang merupakan kediaman pribadinya.
Namun demikian, Febrie menegaskan bahwa berbagai informasi yang berkembang di media sosial, termasuk terkait barang-barang yang disebut ditemukan dalam penggeledahan, perlu menunggu penjelasan resmi dari aparat penegak hukum.
Nama Febrie Adriansyah menjadi perhatian publik setelah penyidik Kortastipidkor Polri melakukan serangkaian penggeledahan di sejumlah lokasi terkait penyidikan dugaan korupsi tata kelola batu bara untuk PT PLN.
Kasus tersebut kini menjadi salah satu perkara yang mendapat perhatian luas karena melibatkan sejumlah lokasi penting serta memunculkan berbagai spekulasi yang berkembang di ruang publik.
Di sisi lain, Kejaksaan Agung menyatakan menghormati proses penyidikan yang dilakukan Polri dan menegaskan akan tetap mendukung penegakan hukum sesuai kewenangan masing-masing institusi.
Pengunduran diri Febrie Adriansyah memunculkan berbagai respons dari sejumlah kalangan, termasuk DPR yang meminta agar pergantian Jampidsus tidak mengganggu penyelesaian perkara-perkara besar yang sedang ditangani Kejaksaan Agung maupun proses penyidikan yang tengah berlangsung di Polri.
Publik kini menantikan penjelasan lebih lanjut mengenai alasan pengunduran diri Febrie sekaligus perkembangan penyidikan dugaan korupsi tata kelola batu bara yang masih terus berjalan.
Rangkuman AI sedang dibuat…