Gadis 13 Tahun Asal Cipulir Hilang, Diduga Diculik Pria yang Ngaku Dosen Unpam



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID – Ainun Fitria (13), seorang siswa asal Cipulir, Jakarta Selatan, dilaporkan hilang sejak Rabu (27/11).
Keluarganya menduga Ainun diculik oleh seorang pria bernama Febrianto, dosen Universitas Pamulang (Unpam) yang baru dikenalnya melalui media sosial Instagram.
Ibunda korban, Kartini (45), menyatakan bahwa Ainun terakhir dihubungi pada pukul 12.00 WIB di hari hilangnya.
Ainun sempat mengirim pesan kepada ibunya, mengaku sedang berada di Ancol.
Namun, hingga kini keberadaannya belum diketahui.
Kejadian bermula saat Kartini dan suaminya meninggalkan rumah untuk mengikuti pemungutan suara di TPS dekat rumah mereka di Jalan Al Mubarok 3, Cipulir.
Saat kembali ke rumah, Ainun sudah tidak ada.
“Izin sama adiknya, katanya mau main ke rumah teman sekolah. Tapi waktu saya hubungi temannya, Ainun ternyata tidak ada di sana,” jelas Kartini.
Dalam pesan terakhirnya melalui WhatsApp, Ainun mengatakan sedang di Ancol.
Kartini mendesaknya untuk segera pulang, namun Ainun hanya membalas, “OTW sampai jam 5.” Setelah itu, ponsel Ainun tidak lagi aktif.
Menurut teman-teman sekolah Ainun, ia diduga dekat dengan seorang pria bernama Febrianto, yang dikenalnya melalui Instagram.
Mereka dikabarkan telah bertemu sebelumnya, namun pertemuan kali ini berujung pada hilangnya Ainun.
“Ini pertemuan kedua. Temannya bilang, yang sebelumnya tidak pergi jauh. Tapi yang kali ini pergi,” ujar Kartini.
Kartini segera melaporkan kasus ini ke Polres Metro Jakarta Selatan pada malam hari tanggal 27 November.
Polisi kini sedang melakukan penyelidikan untuk menemukan Ainun dan mengusut dugaan penculikan ini.
Kartini memohon bantuan masyarakat untuk melaporkan jika melihat putrinya.
Ainun terakhir terlihat mengenakan:
Informasi dapat disampaikan melalui nomor 0857-7393-0787.
Rangkuman AI sedang dibuat…