Gajah Sumatera Mati Terlilit Kabel di Aceh, Diduga Tersengat Listrik Tegangan Tinggi



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID – Kasus Gajah Sumatera Mati Terlilit Kabel di Aceh kembali menyoroti konflik antara satwa liar dan aktivitas manusia.
Seekor gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di Desa Karang Ampar, Kabupaten Aceh Tengah, Sabtu (21/2/2026).
Gajah betina yang diperkirakan berusia sekitar 20 tahun itu diduga tersengat kawat listrik bertegangan tinggi yang dipasang di area perkebunan warga.
Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam Aceh, Ujang Wisnu Barata, mengungkapkan hasil pemeriksaan awal menunjukkan satwa dilindungi tersebut diduga mati pada Jumat malam (20/2/2026).
Ia menegaskan bahwa pemasangan kawat listrik bertegangan tinggi memiliki risiko besar, tidak hanya membahayakan satwa liar tetapi juga keselamatan manusia, termasuk keluarga dan warga sekitar.
Laporan mengenai Gajah Sumatera Mati Terlilit Kabel di Aceh diterima petugas pada Sabtu pagi dari warga setempat.
Saat ditemukan, belalai gajah masih dalam kondisi terlilit kawat listrik yang dialiri arus tegangan tinggi.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim BKSDA Aceh langsung menuju lokasi bersama personel Polsek Karang Ampar, Babinkamtibmas, serta mitra konservasi dari WWF Indonesia.
Petugas melakukan pengecekan kondisi bangkai gajah sekaligus mengamankan tempat kejadian perkara.
Garis polisi telah dipasang di sekitar lokasi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Dalam penanganan lanjutan, tim medis akan melakukan bedah bangkai atau nekropsi guna memastikan penyebab kematian secara detail.
Setelah proses tersebut selesai, bangkai gajah akan dikuburkan sesuai prosedur konservasi.
Kasus Gajah Sumatera Mati Terlilit Kabel di Aceh ini kembali menjadi pengingat pentingnya metode pengamanan lahan yang ramah satwa.
Penggunaan kawat listrik bertegangan tinggi dinilai sangat berbahaya dan berpotensi menimbulkan korban, baik satwa liar maupun manusia.
Rangkuman AI sedang dibuat…