Group Band Discus Kembali Eksis Lewat Box Set 3 Album



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID – Discus, Group band progresif yang telah lama dikenal di kancah musik Indonesia, kembali menunjukkan eksistensinya dengan merilis boxset berisi tiga CD yang didistribusikan oleh Disk Union Jepang.
Boxset ini berhasil menduduki peringkat keempat dalam chart bestseller All Genre International di Disk Union Jepang.
Tiga album ini menjadi satu boxset dan dua album pertama dilakukan remastering untuk meningkatkan kualitas audio album tersebut. Boxset ini terdiri dari 3 CD:
Band yang dibentuk pada tahun 1996 ini terdiri dari Iwan Hasan, Fadhir Indra, Praboe, Kiki Caloh, Eko Partitur, Nonie Cindy, dan Yuyun. Dalam boxset terbaru ini, mereka menyertakan album live yang direkam di Progsol, Swiss.
Musik progresif Discus dikenal dengan ciri khasnya yang unik, menggabungkan elemen rock, jazz, klasik avant-garde, dan etnik Indonesia.
Mereka telah sering tampil di panggung internasional, termasuk di “Expose Concert Series” di Menlo Park, California, “Knitting Factory” di New York, dan “ProgDay” di North Carolina, semuanya di Amerika Serikat pada tahun 2000.
Discus juga pernah tampil di “BajaProg” di Baja, Meksiko pada tahun 2001, “Progsol” di Pratteln, Swiss pada tahun 2005, dan “FreakShow” di Wurzburg, Jerman pada tahun 2005.
Mereka juga tampil di festival “Zappanale” di Bad Doberan, Jerman pada tahun 2009. Pada tahun 2004, Discus meraih dua piala AMI Award untuk lagu “Anne” dalam kategori “karya musik rock progresif terbaik” dan untuk album “…Tot Licht!” dalam kategori Produksi Karya Musik Rock Progresif Terbaik.
Album pertama Discus, berjudul 1st, dirilis oleh label Italia Mellow Records pada tahun 1999 dan di Indonesia oleh Chico & Ira Productions. Album kedua mereka, …Tot Licht!, dirilis pada tahun 2004 oleh Musea Records Perancis, Gohan Records Jepang, dan Sony PRS di Indonesia.
Rangkuman AI sedang dibuat…