Jadi Tenant di Pelindo Tower, 47 UKM Bangga Hadir di Local Pride Spot



HAIJAKARTA.ID – Mulai 1 Januari 2025, kebijakan kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12% sesuai Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP) akan mulai diberlakukan. Kebijakan ini diperkirakan berdampak langsung pada sektor otomotif, terutama harga mobil baru. Banyak masyarakat yang mulai khawatir mengenai harga mobil baru di tahun depan Dipastikan Harga Mobil […]

HAIJAKARTA.ID – Direktur Keuangan & Strategi Bank DKI, Romy Wijayanto menerima penghargaan Bank DKI sebagai The Best Indonesia Annual Report Award 2024, GOLD Award (B – Excellent – 4 Star), kategori: Private Company, Sektor Bank, Kategori Bank Pembangunan Daerah, dalam ajang Indonesia Annual Report Award III-2024 dari media Economic Review. Piagam ini diserahkan oleh Founder […]

HAIJAKARTA.ID – Byte Project melaksanakan event bazaar ibu dan anak terbarunya yaitu Welcome to Kidsville di Main Atrium Mall PIK Avenue pada 3-13 Oktober 2024. Dengan lebih dari 60 tenant yang berpartisipasi, Byte Project menghadirkan beragam tenant bertemakan ibu dan anak mulai dari Fashion and Accessories, Toys and Hobbies, Edukasi, keperluan bayi dan ibu hamil, […]
Pelindo Tower menyediakan area komersial untuk usaha kecil dan menengah (UKM). Area itu disebut Local pride Spot (LPS). Sebanyak 47 UKM binaan Pelindo hadir di sana menjadi bagian dari tenant Pelindo Tower.
Plt Direktur Utama PT Menara Maritim Indonesia (MMI) Rudy Istiawan mengatakan, pihaknya sebagai pengelola Pelindo Tower tidak hanya sekadar bertugas sebagai management building. PT MMI berupaya menjadi mitra strategis untuk memberikan kenyamanan bagi seluruh unit usaha yang berbisnis di Pelindo Tower.
Tidak hanya tenant-tenant besar yang menyewa tempat di Pelindo Tower, UKM pun ikut dikelola dengan baik.
“Kami berupaya menciptakan suasana bisnis yang nyaman dan menggairahkan bagi seluruh unit usaha yang berada di Pelindo Tower, termasuk UKM,” ujar Rudy Istiawan di Jakarta, Senin (18/3).
Outlet di LPS menyediakan 414 produk unggulan dari 47 UKM. Mulai dari kain tradisional, perhiasan etnik, kuliner khas, hingga kebutuhan sehari-hari.
Dengan luas 10 x 10 meter, outlet tersebut diisi dengan produk-produk yang memenuhi standar nasional, dan menciptakan pengalaman berbelanja yang memuaskan.
Apalagi 47 outlet UKM itu merupakan binaan Pelindo dari seluruh Indonesia yang sudah terseleksi. Di antaranya, 18 UKM bergerak di bidang fashion, 19 fokus pada kuliner dan makanan, dan 10 UKM lainnya menonjol dalam bidang seni dan kerajinan.
Seperti outlet lain pada umumnya, di Local Pride Spot pengunjung bisa berbelanja dengan transaksi tunai maupun nontunai, termasuk menggunakan QRIS sehingga memudahkan para pengunjung bertransaksi.
“Dengan adanya outlet-outlet di Local Pride Spot, kami berharap pengusaha lokal dapat memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan penjualan,” sambung Rudy.
Ke depannya, ketika 47 UKM itu berkembang dan usahanya naik kelas, maka mereka dengan bangga menyatakan keberhasilannya tidak terlepas dari peran PT MMI yang mengelola local pride spot di Pelindo Tower.
Menurut Rudy, mimpi itu bukan tidak mungkin. Sebab, di Pelindo Tower terdapat banyak mitra atau tenant yang berbisnis dengan skala internasional.
Potensi mereka mendapat pelanggan dari luar negeri sangat terbuka lebar. “Kini tergantung dari outlet-nya bisa atau tidak menjaga konsisten dan meningkatkan kualitas produk yang ditampilkan di Pelindo Tower,” tandasnya.
PT Menara Maritim Indonesia (MMI) adalah satu dari lima anak usaha PT Pelindo Solusi Logistik (SPSL). Sementara itu, SPSL salah satu dari empat subholding atau klaster dari PT Pelindo.
PT MMI berdiri pada 5 Juli 2018. Komposisi pemegang saham PT MMI adalah PT Pelindo Solusi Logistik (SPSL) sebesar 99,99 persen dan PT Akses Pelabuhan Indonesia (PT API) sebesar 0,01 persen.
Rangkuman AI sedang dibuat…