Jakarta Banjir Hingga Dini Hari: 141 RT Terendam, Ketinggian Air Mencapai 30 hingga 210 Cm


HAIJAKARTA.ID – Hujan deras yang mengguyur Jakarta pada Minggu (6/7/2025) malam menyebabkan banjir di berbagai wilayah ibu kota.
Jakarta Banjir hingga Senin (7/7/2025) dini hari, dengan total 141 Rukun Tetangga (RT) dan 7 ruas jalan tergenang air setinggi puluhan hingga ratusan sentimeter.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat ketinggian air bervariasi, mulai dari 30 cm hingga 210 cm. Genangan terjadi di beberapa wilayah, antara lain:
Jakarta Selatan menjadi wilayah dengan jumlah RT terdampak banjir paling banyak.
Kelurahan Petogogan:
Kelurahan Pela Mampang:
RT lainnya juga terdampak di kelurahan berikut:
Wilayah ini mengalami banjir cukup tinggi, terutama di sekitar aliran Kali Ciliwung.
Kelurahan Bidara Cina:
Kelurahan Kampung Melayu:
Wilayah lainnya yang terdampak:
Banjir di wilayah ini terkonsentrasi di satu kelurahan.
Kelurahan Karet Tengsin:
Banjir di Jakarta Barat menyebar di beberapa kelurahan dengan tingkat genangan bervariasi.
Kelurahan Kedaung Kali Angke:
Kelurahan Rawa Buaya:
Kelurahan Kedoya Selatan:
Kelurahan Joglo:
Masing-masing 1 RT terdampak, dengan genangan setinggi 30–60 cm
Berikut daftar jalan yang terdampak banjir di Jakarta:
1. Jl. Kapuk Muara Raya, Jakarta Utara (15 cm)
2. Jl. Teluk Gong Raya, Jakarta Utara (15 cm)
3. Jl. Adi Karya, Jakarta Barat (15 cm)
4. GG. H Musanif, Jakarta Barat (45 cm)
5. Jl. Daan Mogot, Jakarta Barat (20 cm)
6. Jl. Kemang Raya, Jakarta Selatan (40 cm)
7. Jl. Cipinang Indah (SMK Penabur), Jakarta Timur (15 cm)
Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, menyampaikan bahwa banjir terjadi akibat kombinasi antara intensitas hujan yang tinggi dan meluapnya sejumlah sungai, seperti Kali Ciliwung, Kali Krukut, dan Kali Sunter.
“Air meluap dari beberapa sungai besar karena tingginya curah hujan kemarin malam. BPBD bersama dinas terkait telah mengirim personel untuk memantau dan melakukan penyedotan air di wilayah terdampak,” ujar Yohan dalam keterangannya.
Ia juga menambahkan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Pemadam Kebakaran untuk memastikan saluran air tetap berfungsi.
“Kami mengimbau masyarakat tetap waspada, dan segera menghubungi 112 bila terjadi keadaan darurat,” ujarnya lagi.
BPBD DKI Jakarta mengingatkan masyarakat untuk selalu siaga menghadapi cuaca ekstrem.
Warga diminta memperbarui informasi dari kanal resmi dan menyiapkan langkah evakuasi jika diperlukan.
Rangkuman AI sedang dibuat…