Jasad Nenek Membusuk dalam Kontrakan di Ponorogo, Diduga Meninggal Dunia 5 Hari Lalu



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID – Warga Kelurahan Mangkujayan, Kecamatan Kota, Kabupaten Ponorogo, digemparkan dengan penemuan jasad nenek membusuk dalam kontrakan di Ponorogo.
Korban diketahui bernama Tebe Pangaribuan (72), ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa di rumah kontrakan yang terletak di Jalan Jawa Nomor 56c, Senin (16/6/2025).
Menurut keterangan pihak kepolisian, kasus ini terungkap setelah warga dan pemilik rumah mencium bau menyengat yang berasal dari dalam rumah kontrakan tersebut.
“Awalnya warga melapor ke RT dan kelurahan karena mencium bau busuk. Lalu kami mendapat laporan dan langsung menuju lokasi untuk melakukan olah TKP,” jelas Kanit Reskrim Polsek Kota Ponorogo, Ipda Ibnu Harjito.
Berdasarkan hasil identifikasi awal, jasad nenek membusuk dalam kontrakan di Ponorogo tersebut diperkirakan telah meninggal dunia sekitar empat hingga lima hari sebelum ditemukan.
Di lokasi kejadian, polisi menemukan sejumlah obat yang diduga dikonsumsi korban.
“Kemungkinan besar beliau meninggal karena sakit. Ada barang bukti berupa obat-obatan di lokasi,” tambah Ibnu.
Dari keterangan sejumlah tetangga, Tebe dikenal sebagai sosok yang hidup sendiri.
Ia tercatat sebagai warga Jakarta Timur, tepatnya di Jalan Taruna Baru, Desa Pulo Gadung, Kecamatan Pulo Gadung. Namun, sehari-hari ia berdagang di Pasar Legi Ponorogo.
“Korban berasal dari Sumatra Utara dan tinggal seorang diri karena keluarganya berada di Jakarta,” pungkas Ibnu.
Tim Inafis dari Polres Ponorogo kini tengah menyelidiki lebih lanjut penyebab kematian dan akan melakukan autopsi jika diperlukan.
Rangkuman AI sedang dibuat…