Jubir Ridwan Kamil-Suswono Beberkan Kejelasan Skema Pembagian Dana per RW, Akan Dipilah



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID – Juru bicara pasangan calon Ridwan Kamil-Suswono, Fahlino Sjuib, membeberkan skema pembagian dana per RW.
Ia menegaskan bahwa alokasi anggaran Rp100-200 juta untuk setiap Rukun Warga (RW) dalam program yang diusung oleh pasangan ini tidak akan diberikan secara merata.
Menurut Fahlino, alokasi dana tersebut akan disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi sosial-ekonomi tiap wilayah.
“Nanti dilihat terlebih dahulu sosial ekonomi wilayah itu. Sehingga alokasi tidaklah sama,” jelas Fahlino dalam keterangannya, Rabu (11/9).
Program ini diharapkan dapat memberikan multiplier effect yang positif terhadap kehidupan masyarakat.
Fahlino menjelaskan bahwa salah satu tujuan program tersebut adalah untuk mendorong warga agar semakin aktif berpartisipasi dalam pembangunan daerahnya.
Fahlino juga menegaskan bahwa program ini merupakan hasil dari dialog dengan masyarakat dan bertujuan untuk melakukan transformasi birokrasi yang lebih efisien.
Pasangan RIDO mempercayai masyarakat untuk menentukan prioritas pembangunan di lingkungan mereka, karena dianggap paling memahami kebutuhan daerahnya.
Program serupa, menurut Fahlino, pernah diterapkan Ridwan Kamil ketika menjabat sebagai Wali Kota Bandung dan terbukti sukses meningkatkan partisipasi warga dalam pembangunan daerah.
Selain alokasi anggaran untuk pembangunan RW, Ridwan Kamil juga berkomitmen untuk menaikkan gaji para ketua RW dan RT di Jakarta secara berkeadilan.
Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan aparatur wilayah dan meningkatkan efektivitas kerja mereka dalam melayani masyarakat.
“Masih dirundingkan. Sebab masih banyak PR nya” kata Ridwan Kamil di Jakarta Timur, Jumat (6/9), ketika berbicara tentang implementasi program ini.
Ridwan Kamil, yang berpasangan dengan Suswono dari PKS, merupakan salah satu kontestan yang diunggulkan dalam Pilkada Jakarta 2024.
Program pemberian anggaran Rp100-200 juta per RW menjadi salah satu janji kampanye mereka untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dan mempercepat pembangunan di Jakarta.
Rangkuman AI sedang dibuat…