Kampanyekan Gemar Makan Ikan, Pemkot Jaktim Edukasi 600 Siswa SD Guna Cegah Stunting



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID – Pemkot Jakarta Timur menggelar kampanye edukasi mengenai pentingnya konsumsi makanan sehat dan bergizi dalam program gemar makan ikan bagi 600 siswa SDN Baru 03 di Kelurahan Baru, Kecamatan Pasar Rebo.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Kampanye Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) yang diinisiasi oleh Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Kota Administrasi Jakarta Timur.
Kampanye gemar makan ikan ini bertujuan untuk mengurangi angka stunting di Jakarta Timur serta meningkatkan kecerdasan dan tumbuh kembang anak melalui konsumsi ikan.
Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, M Anwar, menyampaikan bahwa Kampanye Gemarikan ini adalah salah satu strategi penting untuk mencegah stunting, yang saat ini menjadi isu nasional.
“Masalah stunting menjadi salah satu isu nasional yang wajib diselesaikan dalam rangka menuju prevalensi stunting nol persen.
Kegiatan gemar makan ikan ini mendukung percepatan penurunan angka stunting,” ujar Anwar dialnsir dari Antaranews.
Dia menambahkan bahwa melalui kampanye ini, diharapkan terjadi perubahan pola konsumsi masyarakat, terutama anak-anak, dengan meningkatkan konsumsi ikan sebagai sumber protein utama untuk menciptakan generasi yang sehat dan cerdas.
Anwar juga menekankan pentingnya memulai kebiasaan makan ikan sejak Pendidikan Usia Dini (PAUD), dengan melibatkan guru, pihak sekolah, dan Abang-None (Abnon) Jakarta Timur dalam kampanye ini.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Timur, Iwan Indriyanto, menegaskan bahwa kampanye ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya para siswa, akan pentingnya konsumsi ikan untuk pemenuhan gizi keluarga.
Kepala SDN Baru 03, Trisnaini Nur Fatonah, menjelaskan bahwa 600 siswa yang mengikuti kegiatan ini berasal dari kelas satu hingga enam.
Sekolahnya telah menerapkan program makan bersama dengan menu gizi seimbang dua kali dalam sepekan, dan akan meningkatkan frekuensi serta menambahkan konsumsi ikan dalam menu tersebut.
“Kami akan canangkan program makan bersama dengan menambahkan menu ikan di dalam varian protein di sana. Baik ikan maupun produk pangan olahan berbahan dasar ikan lebih tepatnya,” tutup Trisnaini.
Rangkuman AI sedang dibuat…