Kasus Campak Jadi Sorotan, Pemprov DKI Perkuat Vaksinasi Lewat Sosialisasi Posyandu



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID – Kasus campak jadi sorotan mendorong Pemprov DKI Jakarta memperkuat vaksinasi melalui sosialisasi Posyandu hingga tingkat wilayah. Langkah ini ditegaskan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung sebagai upaya mencegah penyebaran penyakit campak di ibu kota, di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap isu tersebut.
“Kalau pertanyaan campak itu, maka vaksinasi akan kami galakkan,” kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balai Kota Jakarta, Rabu (4/3/2026).
Kebijakan tersebut diambil seiring munculnya kelompok masyarakat yang menolak vaksinasi, sekaligus meningkatnya kewaspadaan terhadap penyebaran campak secara global maupun nasional.
Pemprov DKI Jakarta mengoptimalkan peran Posyandu sebagai garda terdepan dalam memberikan edukasi kesehatan, khususnya kepada ibu dan anak.
Melalui penguatan struktur hingga tingkat provinsi dan kabupaten/kota, pemerintah berharap cakupan imunisasi dasar lengkap dapat meningkat.
“Kemarin kebetulan barusan dilantik tim Posyandu pada tingkat provinsi, tingkat kabupaten/kota, maka salah satu tugas utamanya adalah mensosialisasikan vaksin,” jelasnya.
Menurut Pramono, sosialisasi yang masif melalui Posyandu diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya imunisasi sebagai perlindungan terhadap penyakit menular.
“Dan tadi kalau pertanyaan campak itu, maka vaksinasi akan kami galakkan,” tegas Pramono.
Selain campak, Pemprov DKI Jakarta juga tengah memprioritaskan penanganan dua persoalan kesehatan utama lainnya, yakni Tuberkulosis (TBC) dan stunting. Kedua isu tersebut dinilai masih menjadi tantangan serius di wilayah perkotaan.
“Di Jakarta ini saya menyoroti ada dua hal yang menjadi konsentrasi Pemerintah DKI Jakarta yang berkaitan dengan kesehatan, yang pertama adalah TBC, yang kedua adalah stunting,” kata Pramono.
Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan adanya tren kenaikan kasus campak secara global, termasuk di Indonesia.
Sorotan internasional meningkat setelah dua warga negara Australia dilaporkan positif campak usai melakukan perjalanan dari Indonesia.
Melalui tim Posyandu yang baru dilantik, Pemprov DKI berharap pemahaman masyarakat terhadap pentingnya imunisasi dasar lengkap semakin meningkat sehingga potensi penularan campak di Jakarta dapat ditekan secara maksimal.
Rangkuman AI sedang dibuat…