Kebakaran Rumah di Cengkareng, Warga Terjebak di Tengah Api dan Banjir



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA. ID – Kebakaran melanda sebuah rumah di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, pada Sabtu (8/2/2025) dini hari.
Insiden ini terjadi di tengah kondisi wilayah yang tergenang banjir, membuat proses pemadaman semakin sulit.
Peristiwa kebakaran ini terjadi sekitar pukul 03.00 WIB di Jalan Taman Palem Lestari, RT.07/RW.08, Kelurahan Cengkareng Barat, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.
Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta segera mengerahkan 13 unit mobil pemadam dan 65 personel untuk menangani kejadian ini.
“Api menghanguskan bangunan bertingkat rendah di kawasan tersebut,” ujar pihak Gulkarmat.
Upaya pemadaman berlangsung selama 2,5 jam.
Tim damkar mulai bergerak pukul 03.01 WIB dan baru bisa memasuki tahap pendinginan pada pukul 04.40 WIB.
Petugas menduga kebakaran ini dipicu oleh korsleting listrik.
Dugaan ini diperkuat dengan laporan warga yang menghubungi layanan Jakarta Siaga 112 sekitar pukul 02.00 WIB, menyampaikan adanya tanda-tanda kebakaran di rumah tersebut.
“Tahap pendinginan dilakukan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa,” ujar salah satu petugas.
Selain api yang berkobar, tantangan lain yang dihadapi tim damkar adalah banjir yang melanda kawasan tersebut.
Dalam foto yang beredar, tampak air menggenangi jalan hingga setinggi 20 cm, mencapai betis orang dewasa.
Operasi pemadaman akhirnya dinyatakan selesai pukul 05.31 WIB.
Petugas mengimbau warga untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di musim hujan yang sering menyebabkan korsleting listrik.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada laporan mengenai korban jiwa dalam kejadian ini.
Rangkuman AI sedang dibuat…