Koalisi Musisi untuk Palestina Ajukan Tiga Tuntutan dalam Aksi di Depan Kedubes AS



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID – Di penghujung aksi demonstrasi mereka di depan Kantor Kedutaan Besar Amerika Serikat, Gambir, Jakarta Pusat, pada Jumat (19/4/2024), Koalisi Musisi untuk Palestina menegaskan tiga tuntutan utama kepada Amerika Serikat.
Aksi solidaritas yang bertajuk “Stop Genosida Palestina” itu dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat yang peduli terhadap situasi di Palestina.
Pertama, koalisi tersebut mendesak Amerika Serikat untuk menekan Israel agar menghentikan serangan dan melakukan gencatan senjata di Palestina.
Eka Annash, perwakilan dari Koalisi Musisi, menjelaskan bahwa gencatan senjata menjadi kunci utama.
“Dengan adanya gencatan senjata masyarakat Palestina bisa bernafas lah at least. Dan juga memberhentikan dari situasi eskalasi yang makin memburuk,” ujarnya.
Kedua, mereka mendorong Amerika Serikat dan negara-negara pendukung Israel untuk mematuhi hukum internasional, terutama terkait kebijakan perang dan hak asasi manusia.
“Sudah banyak yang dilanggar oleh Amerika dan Israel, terutama rapot panjang berdarahnya,” ucap Eka.
Eka menegaskan bahwa pelanggaran yang terjadi oleh Amerika dan Israel, terutama terkait kebijakan perang yang telah berlangsung lama, harus dihentikan.
Tuntutan ketiga adalah bertanggung jawab atas dampak kerusakan lingkungan akibat penyerangan ke Palestina.
Eka menyatakan bahwa kerusakan lingkungan bukanlah masalah yang bisa diatasi dalam waktu singkat, melainkan memerlukan perhatian jangka panjang dan tanggung jawab yang kuat dari semua pihak terkait.
Selain tiga tuntutan utama tersebut, Koalisi Musisi untuk Palestina juga berharap agar aksi-aksi solidaritas untuk menyuarakan kemerdekaan Palestina dapat terus digelar di berbagai wilayah di Indonesia.
Mereka percaya bahwa solidaritas masyarakat adalah salah satu cara untuk memberikan dukungan moral kepada rakyat Palestina yang sedang mengalami penderitaan.
Saat massa aksi yang berunjuk rasa di sisi Jalan Medan Merdeka Selatan mulai berkurang, poster dan papan bertuliskan “FREE PALESTINE” yang sebelumnya dipajang di tepi jalan telah mulai dicopot dan disusun rapi.
Rangkuman AI sedang dibuat…