Kronologi 5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liputan Erupsi Anak Krakatau!



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID- Lima jurnalis dilaporkan hilang kontak saat hendak meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten.
Kelima jurnalis tersebut berangkat menggunakan sebuah speedboat dari Dermaga Pagedongan, Carita, Pandeglang, pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.
Informasi mengenai hilangnya kontak rombongan disampaikan oleh Basarnas Banten. Tim SAR gabungan kemudian melakukan pencarian terhadap kapal beserta seluruh penumpangnya.
Rombongan bertolak dari Dermaga Pagedongan sekitar pukul 14.00 WIB. Mereka menuju kawasan perairan Gunung Anak Krakatau untuk melakukan peliputan aktivitas vulkanik.1
Perjalanan tersebut dilakukan ketika Gunung Anak Krakatau masih mengalami aktivitas erupsi dan mengeluarkan abu vulkanik.
Kondisi tersebut membuat kawasan sekitar gunung api menjadi lokasi yang membutuhkan kewaspadaan tinggi.
Sekitar pukul 14.42 WIB, salah seorang anggota rombongan masih sempat berkomunikasi dengan seorang jurnalis di Lampung bernama Abay.
Dalam komunikasi tersebut, anggota rombongan mengirimkan titik lokasi atau share location yang menjadi salah satu acuan awal bagi tim pencarian.
Tidak lama kemudian, sekitar pukul 15.04 WIB, komunikasi dengan rombongan terputus.
Sejak saat itu, kelima jurnalis yang berada di dalam speedboat tidak lagi dapat dihubungi.
Basarnas kemudian menerima laporan mengenai hilangnya kontak tersebut dan melakukan pencarian di sekitar lokasi terakhir yang diketahui.
Dalam perkembangan berikutnya, informasi mengenai jumlah orang di kapal juga diperjelas. Selain lima jurnalis, terdapat awak kapal dan pemandu yang ikut dalam rombongan.
Pada Selasa (8/9/2026), tim SAR gabungan melakukan pencarian di perairan Selat Sunda, terutama di sekitar lokasi terakhir kapal terdeteksi.
Pencarian dilakukan melalui jalur laut dengan menyisir area yang diperkirakan menjadi lokasi keberadaan kapal.
Tim SAR juga terus mengembangkan pencarian berdasarkan informasi posisi terakhir rombongan.
Hingga perkembangan terbaru yang diberitakan pada Rabu (9/9/2026), pencarian masih berlangsung.
Kondisi abu vulkanik dari erupsi Anak Krakatau turut menjadi tantangan dalam proses pencarian, termasuk dalam penggunaan sarana udara.
Sejumlah laporan menyebut lima jurnalis yang berada dalam rombongan tersebut adalah M. Bagus Khoirunnas dari ANTARA, Ari Basuki dari Merdeka.com, Yudistiro Pranoto dari iNews, Firman Daus dari Anadolu Agency, serta Donal yang merupakan jurnalis lepas.
Selain kelima jurnalis tersebut, terdapat tiga orang lainnya dalam rombongan yang juga belum ditemukan, yakni kapten kapal, anak buah kapal, dan seorang pemandu.
Hilangnya kontak rombongan terjadi di tengah meningkatnya aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Erupsi gunung tersebut sebelumnya berdampak pada penerbangan di sejumlah wilayah Indonesia akibat sebaran abu vulkanik.
Reuters melaporkan sejumlah bandara sempat mengalami penutupan atau gangguan operasional akibat abu vulkanik, sementara aktivitas Anak Krakatau masih terus dipantau oleh otoritas terkait.
Tim SAR hingga kini masih berupaya menemukan keberadaan kelima jurnalis beserta seluruh rombongan.
Masyarakat diimbau tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi mengenai kondisi para korban dan menunggu perkembangan resmi dari Basarnas maupun pihak berwenang.
Rangkuman AI sedang dibuat…