Mahasiswa Penambal Ban Tewas Gegara Ban Meledak di Jambi, Ini Kronologinya



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID – Nasib nahas menimpa seorang mahasiswa bernama Kelvan Sihaloho (23) yang meregang nyawa akibat terkena ledakan ban mobil saat bekerja di sebuah bengkel tambal ban.
Peristiwa memilukan ini terjadi pada Rabu, 2 Juli 2025 pukul 18.30 WIB di Kelurahan Tempino, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muarojambi, Jambi.
Insiden berawal saat sopir bernama Oskalian Setiana datang ke bengkel untuk menambal ban bocor. Kelvan membantu membuka ban bersama sopir, namun kemudian menambalnya seorang diri.
Korban diketahui sedang membantu menambal ban mobil milik seorang sopir dari PT Siba Surya di bengkel milik Antoni Siregar.
Menurut Kanit Reskrim Polsek Mestong, Ipda Ganda M Tampubolon, Kelvan bukan pegawai tetap bengkel, melainkan bekerja paruh waktu demi mencukupi biaya kuliah.
“Saat proses penambalan, ban mobil tiba-tiba meledak dan mengenai bagian wajah korban secara langsung,” ungkap Ganda saat dikonfirmasi via telepon pada Jumat (4/7/2025).
Sopir dan rekan-rekannya langsung menghampiri Kelvan yang sudah tergeletak bersimbah darah. Upaya penyelamatan pun gagal.
Tragedi ini menyisakan duka mendalam, terutama bagi keluarga dan rekan kuliah almarhum.
Ledakan itu diduga dipicu oleh tekanan angin yang terlalu tinggi, menyebabkan luka berat di bagian kepala dan wajah Kelvan.
Setelah kejadian, pemilik bengkel langsung membawa Kelvan ke Puskesmas Tempino. Namun, tim medis menyatakan Kelvan telah meninggal dunia sebelum mendapat penanganan lebih lanjut.
“Pihak keluarga korban memilih tidak dilakukan visum dan otopsi, mereka menandatangani surat pernyataan resmi,” ujar Ganda.
Jenazah mahasiswa penambal ban tewas gegara ban meledak di Jambi ini telah dipulangkan ke kampung halaman di Desa Hutabagasan, Kecamatan Dolok Sanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara.
Rangkuman AI sedang dibuat…