Memanas! Aksi Demonstrasi Meriah Sambut Hari Buruh 2024 Bakar Flare, Serukan Tuntutan di Monas



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID – Puluhan ribu buruh merayakan Hari Buruh Internasional dengan aksi demonstrasi di depan pintu selatan Monumen Nasional (Monas) hari ini (01/5/2024).
Dalam perayaan May Day kali ini, buruh tidak hanya mengibarkan bendera aliansi mereka, tetapi juga membakar flare berwarna merah dan hijau sebagai simbol keberanian dan semangat perjuangan.
Pasalnya selain membakar flare, para buruh juga turut mengibarkan bendera KSPSI AGN, Partai Buruh, dan SPSI menggunakan bambu.
Atmosfer aksi tersebut semakin hidup dengan musik yang mengalun dari mobil komando, membuat massa buruh ikut berjoget sebagai bentuk ekspresi kegembiraan dan solidaritas.
“Bagaimana Pemerintah tidak bertindak pada kita, datangnya UU omnibus law sangat menyengsarakan kita,” teriak seorang orator.
Perayaan Hari Buruh merupakan hari kebebasan bagi para buruh untuk menyerukan tuntutan mereka kepada pemerintah.
“Jangan diam di rumah, libur ini untuk menyerukan tuntutan bahwa ini hari kita. Kita tidak setuju dengan UU omnibus law,” lanjutnya.
Di belakang mobil orasi, petugas kepolisian turut berjaga untuk mengamankan jalannya aksi demonstrasi buruh, memastikan bahwa perayaan May Day berlangsung dengan aman dan tertib.
Aksi demonstrasi ini menjadi momentum bagi para buruh untuk bersatu dan mengungkapkan aspirasi mereka dalam menghadapi perubahan kebijakan pemerintah yang memengaruhi kondisi sosial dan ekonomi mereka.
Rangkuman AI sedang dibuat…