Motif Kasus ART Lompat dari Atap Rumah Bertingkat Masih dalam Proses Penyelidikan Polisi Tangerang



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID – Polres Metro Tangerang Kota tengah menyelidiki kasus aksi nekat ART lompat dari atap rumah bertingkat di Perumahan Cimone Permai, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang.
Seorang asisten rumah tangga (ART) berinisial CC (17) dikabarkan melompat dari atap rumah bertingat pada hari eRabu (29/5/2024) sekitar pukul 06.45 WIB.
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Polisi Zain Dwi Nugroho, dalam keterangan tertulisnya pada Kamis menyatakan bahwa Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim serta Polsek Karawaci masih fokus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang untuk penanganan medis terhadap korban.
“Dalam hal ini Unit PPA Satreskrim dan Polsek Karawaci Polres Metro Tangerang Kota masih fokus koordinasi penanganan medis terhadap korban dengan Dinkes dan Dinsos Kota Tangerang,” ujar Zain dilansir dari antaranews.com.
Peristiwa tersebut terjadi ketika sejumlah warga melihat aksi nekat CC dan segera memberikan pertolongan hingga nyawanya dapat diselamatkan.
Setelah menerima laporan dari warga, petugas langsung mengecek kondisi korban di RS Tiara Karawaci untuk memastikan penanganan medis yang tepat.
Zain menjelaskan bahwa pihaknya juga telah mendatangi lokasi kejadian untuk mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi guna mengetahui kejadian sesungguhnya.
Berdasarkan fakta awal yang diperoleh, diketahui bahwa korban masih di bawah umur sesuai dengan data pada Kartu Keluarga (KK) dan ijazah yang didapatkan dari orang tuanya.
Namun, korban memiliki KTP dengan usia 22 tahun. Hal ini menimbulkan dugaan adanya pemalsuan identitas korban agar dapat diperkerjakan sebagai ART.
“Diduga telah terjadi dugaan peristiwa tindak pidana pemalsuan identitas korban agar korban bisa diperkerjakan sebagai ART,” tambah Zain.
Kasus ini diduga terkait dengan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
Saat ini, pihak kepolisian masih mendalami kemungkinan adanya kekerasan terhadap korban dan motif di balik tindakan melompat dari atap rumah mewah tersebut.
Zain menegaskan bahwa pihaknya belum dapat merinci hasil penyelidikan yang telah dilakukan.
“Nanti akan kita sampaikan usai hasil penyelidikan,” katanya.
Proses penyelidikan terus berlanjut untuk mengklarifikasi keterangan dari saksi-saksi dan mengumpulkan bukti-bukti terkait peristiwa ini.
Polisi akan memberikan informasi lebih lanjut setelah mendapatkan hasil yang lebih jelas dari penyelidikan tersebut.
Rangkuman AI sedang dibuat…