Panik! Ini Jenis Pelanggaran Terbanyak Operasi Zebra Jaya 2025 di Jakarta Barat



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID – Operasi Zebra Jaya 2025 di Jakarta Barat kembali menampilkan temuan penting terkait pelanggaran terbanyak operasi Zebra Jaya di Jakarta Barat.
jenis pelanggaran ini yakni maraknya pengendara roda dua yang menutup pelat nomor menggunakan berbagai benda.
Penertiban berlangsung di Jalan Letjen S Parman, Grogol Petamburan, Senin (17/11/2025).
Sejak siang, petugas berseragam rompi hijau telah berjajar di tepi jalan dengan spanduk “Operasi Zebra Jaya 2025” demi memberi informasi kepada pengendara.
Petugas melakukan penyisiran dari Grogol menuju Slipi hingga lampu merah Tomang Raya.
Pengendara yang melanggar lalu lintas dihentikan dan diberi teguran tanpa adanya penindakan tilang pada hari pertama.
Pelanggaran terbanyak operasi Zebra Jaya di Jakbar, menurut petugas, adalah upaya menutup pelat nomor.
Ragam benda dipakai untuk menutupi identitas kendaraan: stiker besar, tisu, bungkus rokok, hingga masker.
Seorang pengemudi ojek online sempat mengatakan kepada petugas bahwa dirinya “tidak sadar menempelkan stiker tersebut” ketika pelat motornya dinyatakan tertutup sebagian.
Pengendara lain hanya terdiam saat ditanya alasan menutupi pelat.
Bahkan, sebagian motor dari arah Tomang langsung berputar balik, sementara beberapa pengendara nekat melaju kencang ketika hendak dihentikan.
Kanit Lantas Polsek Kembangan AKP Karta menegaskan bahwa penutupan pelat nomor adalah pelanggaran terbesar dalam pelanggaran terbanyak operasi Zebra Jaya di Jakbar.
Ia menyampaikan bahwa pelanggaran yang dominan adalah kendaraan yang tidak menggunakan atau menutupi pelat nomornya.
Menurut Karta, para pelanggar umumnya menutup pelat demi menghindari tilang elektronik (ETLE).
Ia menuturkan bahwa sebagian besar pelanggar adalah pengendara roda dua dengan alasan utama menghindari rekaman ETLE.
Meski temuan pelanggaran cukup tinggi, petugas belum memberikan sanksi tilang dan masih melakukan edukasi pada pengendara.
Ia menambahkan bahwa seluruh pengendara bersikap kooperatif, mungkin karena belum ada penegakan sanksi.
Pada hari pertama, fokus razia masih berada di Tomang. Namun titik-titik operasi akan meluas.
Karta mengatakan bahwa razia pelanggaran terbanyak operasi Zebra Jaya di Jakbar nantinya digilir ke berbagai kawasan seperti Grogol, Slipi, Cengkareng, Daan Mogot, hingga Tamansari.
Rangkuman AI sedang dibuat…