Pemerintah Buka 150.000 Lowongan Magang Nasional 2026, Berpeluang Digaji Setara UMP!



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID- Pemerintah kembali memperluas kesempatan bagi lulusan perguruan tinggi untuk memasuki dunia kerja melalui Program Pemagangan Nasional (MagangHub) Angkatan II Tahun 2026.
Pada tahun ini, kuota peserta ditingkatkan menjadi 150.000 orang, naik dari sebelumnya 100.000 peserta, sebagai bagian dari upaya mempercepat penyerapan tenaga kerja sekaligus meningkatkan kompetensi generasi muda.
Program yang dikelola Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) tersebut resmi diluncurkan oleh Menteri Ketenagakerjaan bersama Sekretaris Kabinet pada Senin (29/6/2026) di Jakarta.
Melalui program ini, peserta akan memperoleh pengalaman kerja langsung di berbagai perusahaan, kementerian, hingga lembaga pemerintah dengan uang saku yang disebut setara Upah Minimum Provinsi (UMP) sesuai ketentuan program.
Peningkatan kuota tersebut dilakukan setelah pemerintah mengevaluasi pelaksanaan MagangHub angkatan pertama yang dinilai memberikan hasil positif dalam membantu lulusan baru mendapatkan pengalaman kerja dan memperbesar peluang memperoleh pekerjaan tetap.
Pemerintah membuka proses pendaftaran melalui platform MagangHub yang terintegrasi dengan sistem SIAPKerja milik Kementerian Ketenagakerjaan.
Adapun jadwal pelaksanaannya meliputi:
Peserta dapat melakukan pendaftaran secara daring melalui platform resmi MagangHub sesuai jadwal yang telah ditetapkan pemerintah.
Tidak hanya menambah jumlah peserta, pemerintah juga melakukan penyempurnaan terhadap mekanisme penyelenggaraan program agar lebih tepat sasaran.
Sebelum proses rekrutmen dimulai, setiap perusahaan, kementerian maupun lembaga diwajibkan menyampaikan kebutuhan posisi magang yang tersedia.
Selanjutnya, Kementerian Ketenagakerjaan akan melakukan proses verifikasi terhadap seluruh lowongan untuk memastikan kesesuaian antara posisi yang ditawarkan dengan kompetensi maupun latar belakang pendidikan calon peserta.
Langkah tersebut dilakukan agar peserta memperoleh pengalaman kerja yang relevan dengan bidang keilmuannya sekaligus menjawab kebutuhan dunia usaha dan industri.
Kementerian Ketenagakerjaan juga menerapkan seleksi yang lebih ketat terhadap perusahaan maupun instansi yang menjadi mitra penyelenggara.
Dengan proses tersebut, pemerintah berharap peserta tidak hanya menjalani kegiatan magang secara administratif, tetapi benar-benar mendapatkan pembelajaran, pendampingan, serta pengalaman profesional yang dapat meningkatkan daya saing ketika memasuki pasar kerja.
Selain itu, kualitas penyelenggara juga dinilai menjadi faktor penting agar lulusan memiliki peluang lebih besar direkrut sebagai tenaga kerja setelah masa magang berakhir.
Keuntungan lain yang diperoleh peserta adalah fasilitas sertifikasi kompetensi secara gratis setelah berhasil menyelesaikan program pemagangan.
Sertifikat tersebut akan disesuaikan dengan bidang keahlian masing-masing peserta sehingga dapat menjadi nilai tambah saat melamar pekerjaan maupun mengembangkan karier di masa mendatang.
Pemerintah menilai pengakuan kompetensi melalui sertifikasi menjadi salah satu kebutuhan dunia industri karena mampu menunjukkan kemampuan teknis yang dimiliki lulusan secara lebih terukur.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan penambahan kuota menjadi 150.000 peserta merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memperluas akses kerja bagi lulusan perguruan tinggi sekaligus mempercepat proses transisi dari dunia pendidikan menuju dunia profesional.
Menurutnya, program pemagangan menjadi salah satu kebijakan prioritas pemerintah yang terus disempurnakan agar manfaatnya semakin luas dan mampu menjawab kebutuhan dunia usaha.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh kementerian, lembaga, perusahaan, dan berbagai pihak yang telah mendukung penyelenggaraan Program Pemagangan Nasional sehingga mampu memberikan kesempatan belajar sekaligus bekerja bagi lebih banyak lulusan baru.
Dengan peningkatan kuota, penyempurnaan sistem seleksi, serta pemberian sertifikasi kompetensi, pemerintah berharap Program MagangHub 2026 dapat menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia sekaligus membantu menekan angka pengangguran lulusan perguruan tinggi.
Rangkuman AI sedang dibuat…