Pendaki Syafiq Ali Ditemukan di Tebing Kawah Gunung Slamet, Jatuh Dikedalaman 50 Meter



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID – Pendaki Gunung Slamet yang dilaporkan hilang, Syafiq Ridhan Ali Razan (18), akhirnya ditemukan oleh tim SAR.
Kabar Syafiq Ali ditemukan ini dikonfirmasi oleh Pemerintah Kota Magelang pada Rabu (14/1/2026). Namun, korban ditemukan dalam kondisi telah meninggal dunia.
Jasad Syafiq Ali ditemukan di area tebing kawah Gunung Slamet dengan jarak sekitar 50 meter dari puncak.
Lokasi penemuan tersebut berada tidak jauh dari kawah, namun bukan di dasar kawah.
“Jadi tidak di bawah kawah, tapi masih ada di tebing kawah. Lokasinya sekitar 50 meter dari puncak,” kata Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Kota Magelang, Catur Budi Fajar Sumarmo, kepada wartawan di Pemkot Magelang, dilansir detikJateng, Rabu (14/1/2026).
Catur menjelaskan, saat ditemukan, posisi jasad Syafiq Ali berada dalam kondisi terbaring di tebing kawah. Tim SAR memastikan korban sudah meninggal dunia saat ditemukan.
“Kami informasikan bahwa korban ditemukan dalam posisi terbaring dan dalam kondisi sudah meninggal dunia. Kedalamannya kurang lebih sekitar 50 meter dari puncak,” ujar Catur.
Informasi penemuan Syafiq Ali ditemukan ini diterima pihak Pemkot Magelang sekitar pukul 10.30 WIB dari tim SAR yang bertugas di puncak Gunung Slamet.
Korban diketahui telah dinyatakan hilang selama 17 hari sebelum akhirnya ditemukan.
Dalam konferensi pers tersebut, Catur didampingi perwakilan Dinas Sosial, BPBD, camat, lurah, serta Dinas Kesehatan.
Ia menyampaikan bahwa pihaknya langsung melakukan koordinasi lintas daerah untuk proses evakuasi dan pemulangan jenazah.
“Sekitar pukul 10.30 WIB kami menerima informasi langsung dari tim SAR di puncak. Alhamdulillah, Mas Ali, putra Pak Dhani dan Mbak Tari, sudah diketemukan,” ucapnya.
Catur memperkirakan jenazah Syafiq Ali akan tiba di Basecamp Dipajaya dalam waktu sekitar 15 jam ke depan.
Setelah itu, jenazah akan dipulangkan ke Kota Magelang.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Pemkab Pemalang dan Kalak BPBD Kabupaten Pemalang. Beliau sanggup mengantar jenazah sampai ke Kota Magelang, jam berapa pun,” katanya.
Selain itu, Pemkot Magelang juga telah mengirim tim dari BPBD dan PMI untuk membantu proses pengawalan jenazah dari Pemalang menuju Magelang.
“Kami sudah mengirim tim dari Kota Magelang untuk membantu dan melakukan pengawalan dari Pemalang ke Magelang,” tutup Catur.
Rangkuman AI sedang dibuat…