Perbedaan Kurikulum Sekolah Rakyat dan Sekolah Umum, Mana yang Lebih Relevan?



HAIJAKARTA.ID- Kabar baik bagi para lulusan perguruan tinggi yang ingin menambah pengalaman kerja. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) kembali membuka pendaftaran Program Pemagangan Nasional atau MagangHub Batch 3 Angkatan II mulai 27 Oktober hingga 4 November 2026. Program ini memberikan kesempatan bagi lulusan baru untuk memperoleh pengalaman kerja secara langsung di perusahaan mitra, sekaligus meningkatkan keterampilan dan […]

HAIJAKARTA.ID- Kabar baik bagi lulusan perguruan tinggi yang ingin memperoleh pengalaman kerja sekaligus berkontribusi dalam pengawasan sektor energi nasional. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi membuka Program Pengawal Energi 2026 dengan menyediakan 108 posisi bagi talenta muda Indonesia. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat pengawasan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi […]

HAIJAKARTA.ID- Kabar gembira bagi warga Jakarta dan sekitarnya yang ingin menikmati liburan hemat. Taman Impian Jaya Ancol menghadirkan program gratis tiket masuk kawasan pada 16–31 Oktober 2026. Melalui program ini, pengunjung bisa menikmati suasana pantai hingga malam hari tanpa dikenakan biaya tiket masuk orang pada jam yang telah ditentukan. Berdasarkan informasi promosi yang beredar, program […]
HAIJAKARTA.ID- Apa sih perbedaan Kurikulum Sekolah Rakyat dan Sekolah Umum, begini perbedaan lengkapnya!
Pendidikan merupakan kunci utama dalam membuka peluang masa depan yang lebih baik bagi setiap anak bangsa.
Di tengah beragamnya tantangan sosial, ekonomi, dan lingkungan, lahirlah inovasi pendidikan bernama Sekolah Rakyat yang digagas oleh Kementerian Sosial (Kemensos).
Meski mengusung fungsi yang sama seperti sekolah umum-yakni memberikan pendidikan Sekolah Rakyat memiliki pendekatan dan orientasi yang cukup berbeda.
Berikut penjelasan perbedaan utama antara Sekolah Rakyat dan Sekolah Umum:
Sekolah Umum:
Didirikan dengan misi menyediakan pendidikan sesuai standar nasional bagi seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang sosial-ekonomi.
Sekolah Rakyat:
Merupakan affirmative policy atau kebijakan keberpihakan terhadap masyarakat miskin dan rentan. Sekolah ini dirancang untuk menjawab masalah spesifik seperti kemiskinan, putus sekolah, hingga ketimpangan akses pendidikan.
Sekolah Umum:
Menggunakan kurikulum nasional yang bersifat umum dan berlaku secara merata di seluruh Indonesia. Proses pembelajaran lebih banyak bersifat klasikal dan seragam.
Sekolah Rakyat:
Menggunakan kurikulum tailor-made (dirancang khusus dan kontekstual), memadukan kurikulum nasional dan muatan lokal. Kurikulumnya terbagi menjadi tiga:
Model pembelajaran juga mengakomodasi perbedaan individu dengan pendekatan individual dan pembelajaran mendalam (deep learning), serta sistem multi entry-multi exit.
Sekolah Umum:
Fokus pada pencapaian akademik dan kompetensi dasar siswa sesuai jenjang pendidikan.
Sekolah Rakyat:
Fokus tidak hanya pada akademik, tetapi juga penguatan karakter, literasi digital, kepemimpinan, kewirausahaan, dan keagamaan. Pendidikan karakter diperkuat melalui sistem boarding school (asrama).
Sekolah Umum:
Terbuka untuk seluruh lapisan masyarakat. Proses seleksi umumnya berdasarkan zonasi, prestasi, atau usia.
Sekolah Rakyat:
Diprioritaskan untuk anak-anak dari keluarga miskin dan rentan sosial. Seleksi dilakukan secara transparan dan akuntabel dengan mempertimbangkan kesiapan fisik, mental, dan akademik melalui proses asesmen awal.
Sekolah Umum:
Sebagian sekolah negeri gratis, namun masih ada biaya tambahan untuk kegiatan tertentu. Sekolah swasta umumnya berbayar penuh.
Sekolah Rakyat:
100% gratis tanpa biaya, karena dibiayai penuh oleh negara melalui alokasi anggaran Kemensos. Seluruh kebutuhan siswa, termasuk tempat tinggal (asrama), makanan, dan perlengkapan belajar ditanggung negara.
Sekolah Umum:
Mempersiapkan generasi penerus yang berdaya saing di dunia kerja dan pendidikan tinggi.
Sekolah Rakyat:
Selain mencetak lulusan unggul, Sekolah Rakyat diharapkan mampu memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan dan penguatan karakter.
Sekolah ini menjadi bentuk nyata kehadiran negara dalam menghapus ketimpangan akses pendidikan
Sekolah Rakyat dan Sekolah Umum sama-sama penting, namun hadir dengan peran yang berbeda.
Sekolah Umum melayani masyarakat secara umum, sementara Sekolah Rakyat secara khusus hadir bagi mereka yang paling membutuhkan-anak-anak dari keluarga miskin dan rentan sosial.
Dengan pendekatan yang inklusif, kontekstual, dan penuh keberpihakan, Sekolah Rakyat adalah wujud harapan dan perubahan.
la bukan sekadar tempat belajar, melainkan ruang pemberdayaan dan jalan untuk mengubah masa depan.
Rangkuman AI sedang dibuat…