Polisi Temukan Senjata Rakitan di Lokasi Ledakan SMAN 72 Jakarta, Ada Tulisan Welcome to Hell



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID – Peristiwa ledakan di salah satu masjid SMAN 72, yang berlokasi di Komplek TNI AL Kodamar, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat, 7 November 2025, kini tengah diselidiki secara intensif oleh tim Gegana dan aparat kepolisian.
Temuan senjata rakitan di lokasi ledakan SMAN 72 Jakarta menambah misteri di balik insiden tersebut.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengungkapkan bahwa dua benda menyerupai senjata ditemukan di dekat dua korban ledakan.
“Bentuknya mirip senjata, tetapi kami belum bisa memastikan apakah itu senjata api atau senjata rakitan,” ujar Budi dalam pernyataan resminya.
Budi menambahkan, kedua korban langsung dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapat perawatan medis. Polisi menduga bahwa korban tersebut merupakan pelajar SMAN 72. “Korban diduga masih berstatus anak sekolah,” imbuhnya.
Dalam pemeriksaan awal, dua senjata rakitan di lokasi ledakan masjid SMAN 72 Jakarta ditemukan memiliki beberapa tulisan mencolok berbahasa Inggris, seperti “Welcome to Hell”, “For Agartha”, serta nama dua pelaku penembakan masjid terkenal di dunia, “Brenton Tarrant” dan “Alexandre Bissonnette”.
Tulisan “For Agartha” diduga mengacu pada mitos dunia bawah tanah legendaris yang kerap dikaitkan dengan teori konspirasi ekstrem.
Sementara dua nama lain merupakan pelaku aksi teror di masjid Christchurch (Selandia Baru, 2019) dan Quebec (Kanada, 2017).
Polisi menilai tulisan-tulisan ini bisa menjadi petunjuk pola pikir atau inspirasi di balik peristiwa ledakan.
Hingga saat ini, kepolisian belum dapat memastikan hubungan antara senjata rakitan di lokasi ledakan masjid SMAN 72 Jakarta dengan sumber ledakan.
Tim dari Polda Metro Jaya bersama Polres Jakarta Utara masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Unit penjinak bom (Jibom) dan laboratorium forensik turut dikerahkan untuk menganalisis jenis bahan peledak dan mekanisme ledakan yang terjadi.
“Kami sedang mendalami seluruh temuan di lapangan. Tim labfor sedang bekerja memastikan jenis bahan dan kaitannya dengan barang bukti,” jelas Kombes Budi.
Polisi terus melakukan penyelidikan terkait kasus ledakan SMAN 72 Jakarta beserta temuan senjata rakitan yang mengindikasikan adanya ideologi atau jaringan tertentu.
Rangkuman AI sedang dibuat…