Prabowo Dijadwalkan Hadiri Muktamar NU di Jombang Saat Demo 27 Agustus Digelar di DPR



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID- Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri sekaligus membuka Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Kamis (27/8/2026).
Agenda tersebut berlangsung bersamaan dengan aksi unjuk rasa sejumlah kelompok masyarakat dan mahasiswa yang dipusatkan di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta.
Berdasarkan informasi dari NU Online, Ketua Panitia Muktamar ke-35 NU H Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan bahwa Presiden Prabowo telah diundang secara resmi untuk menghadiri pembukaan Muktamar NU.
Gus Ipul sebelumnya mengatakan pihak panitia berharap Prabowo dapat hadir dan membuka langsung agenda lima tahunan tersebut.
Pada Rabu (26/8/2026), ia kembali mengonfirmasi bahwa Presiden dijadwalkan hadir dalam pembukaan Muktamar.
“Presiden insyaallah (hadir). Wakil presiden belum dapat konfirmasi terkait itu,” ujar Gus Ipul saat meninjau kesiapan lokasi Muktamar di Tambakberas, Jombang.
Pembukaan Muktamar ke-35 NU dijadwalkan berlangsung di Lapangan Untung Suropati, Tambakberas, Jombang.
Sejumlah sumber menyebut Presiden Prabowo dijadwalkan menyampaikan amanat sekaligus membuka secara resmi Muktamar NU tersebut.
Muktamar ke-35 NU sendiri berlangsung pada 27-31 Agustus 2026. Forum tersebut mengusung tema “Menjaga Marwah, Memperkaya Khidmat untuk Kemaslahatan Bangsa.”
Selain agenda pembukaan, Muktamar akan diisi berbagai persidangan, sidang komisi, pembahasan program organisasi, hingga pemilihan Rais Aam dan Ketua Umum PBNU untuk masa khidmat 2026-2031.
Di sisi lain, sejumlah kelompok masyarakat dan mahasiswa dijadwalkan menggelar aksi demonstrasi di kawasan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, pada hari yang sama.
Setidaknya terdapat beberapa kelompok yang telah menyatakan rencana mengikuti aksi, di antaranya Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Aliansi Masyarakat Depok Bersatu (AMDB), Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM), serta Relawan Madura Pengawal Program Presiden Prabowo (RMP4).
Masing-masing kelompok membawa agenda yang berbeda. AMPB, misalnya, mendorong DPR segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset serta meminta penerapan hukuman berat bagi pelaku korupsi.
Sementara itu, kelompok lainnya membawa tuntutan terkait harga kebutuhan pokok, evaluasi sejumlah program pemerintah, penanganan persoalan hukum, hingga dukungan terhadap program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG).
RMP4 yang membawa elemen masyarakat dari Madura juga dijadwalkan menyampaikan dukungan terhadap sejumlah program strategis pemerintahan Prabowo, khususnya program MBG.
Sementara GERAM membawa sejumlah tuntutan kritis terhadap kebijakan pemerintah.
Dengan demikian, aksi 27 Agustus di depan DPR tidak sepenuhnya membawa tuntutan yang sama.
Sejumlah kelompok hadir dengan kritik terhadap pemerintah, sedangkan kelompok lainnya justru menyampaikan dukungan terhadap kebijakan Presiden Prabowo.
Situasi tersebut membuat keberadaan Presiden Prabowo menjadi perhatian karena pada Kamis (27/8/2026) terdapat aksi massa di kawasan DPR RI.
Namun, berdasarkan agenda yang telah diumumkan panitia Muktamar NU, Prabowo justru dijadwalkan menghadiri pembukaan Muktamar ke-35 NU di Jombang, Jawa Timur.
Karena itu, informasi yang beredar mengenai Prabowo “tidak berada di Jakarta” perlu dipahami sebagai konsekuensi dari agenda resmi Presiden yang dijadwalkan menghadiri kegiatan di Jombang, bukan sebagai kesimpulan bahwa Presiden sengaja meninggalkan Jakarta untuk menghindari aksi demonstrasi.
Muktamar NU di Jombang dijadwalkan berlangsung selama lima hari. Panitia menyatakan persiapan kegiatan telah mencapai sekitar 95 persen.
Pengamanan dan pemantauan lokasi juga diperkuat dengan pemasangan lebih dari 100 kamera CCTV di sejumlah area kegiatan.
Sementara itu, di Jakarta, aparat kepolisian telah menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan akibat konsentrasi massa di sekitar Senayan dan Jalan Gatot Subroto.
DPR RI sendiri menyatakan siap menerima aspirasi yang disampaikan masyarakat dalam aksi tersebut.
Ketua DPR RI Puan Maharani juga mengimbau peserta demonstrasi menyampaikan aspirasi secara tertib dan menjaga situasi tetap kondusif.
Perbedaan lokasi agenda Presiden dan aksi massa tersebut menjadi perhatian publik pada 27 Agustus 2026.
Di saat berbagai kelompok menyampaikan aspirasi di depan gedung parlemen Jakarta, Prabowo dijadwalkan menghadiri salah satu agenda organisasi kemasyarakatan terbesar di Indonesia di Jombang, Jawa Timur.
Rangkuman AI sedang dibuat…