Prediksi Jadwal Komet Lemmon Melintas di Akhir Oktober 2025, Lengkap Beserta Jamnya, Cek!



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID – Fenomena langit langka akan menghiasi langit Bumi pada akhir Oktober 2025.
Komet Lemmon atau C/2025 A6 (Lemmon), yang baru ditemukan pada Januari lalu, akan melintas dekat Bumi dalam waktu terbatas sebelum menghilang selama ribuan tahun.
Menurut laporan BBC Sky at Night Magazine (22/10/2025), para astronom menyebut momen ini sebagai kesempatan terbaik untuk menyaksikan Komet Lemmon, sebab setelah itu komet ini baru akan kembali terlihat sekitar 1.300 tahun mendatang.
Komet Lemmon akan mencapai titik terdekat dengan Bumi (perigee) pada 20 Oktober 2025.
Namun, waktu paling ideal untuk mengamati dari wilayah Indonesia adalah menjelang akhir Oktober, dengan puncak pengamatan diperkirakan antara 25 hingga 30 Oktober 2025.
Mengutip Space UK, kecerahan maksimum Komet Lemmon akan terjadi di akhir bulan.
Komet dapat terlihat rendah di cakrawala barat laut setelah matahari terbenam.
The Sky Live memprediksi bahwa pada 29 Oktober 2025, Komet Lemmon akan tampak di depan rasi bintang Serpens.
Para pengamat langit di Indonesia disarankan untuk mulai mengamati prediksi jadwal Komet Lemmon yang terjadi sekitar pukul 18.30 waktu setempat atau sesaat setelah Magrib di arah barat laut.
Di lokasi yang sangat gelap, komet ini berpotensi terlihat samar dengan mata telanjang, namun tetap disarankan menggunakan alat bantu optik.
Dengan tingkat kecerahan antara magnitudo 2,5 hingga 4,5, Komet Lemmon lebih mudah diamati menggunakan teropong binokular atau teleskop kecil.
Kepala komet akan tampak berwarna hijau karena adanya molekul dikarbon yang bereaksi terhadap cahaya Matahari.
Mengutip Astronomy Picture of the Day (APOD) dari NASA, berikut beberapa cara agar pengamatan Komet Lemmon lebih maksimal:
Hindari polusi cahaya dari kota besar agar langit terlihat lebih jelas.
Siapkan teropong binokular (minimal 7×50) atau teleskop kecil.
Amati sekitar 30–60 menit setelah matahari terbenam di ufuk barat laut.
Aplikasi seperti Stellarium atau KStars dapat membantu melacak posisi Komet Lemmon secara real-time.
Menurut NASA, Komet Lemmon adalah komet non-periodik, artinya ia hanya mengunjungi bagian dalam Tata Surya sekali dalam lebih dari seribu tahun.
Keindahan visualnya, dengan kepala berwarna hijau bercahaya dan ekor yang memanjang lembut, membuatnya menjadi objek langit yang menakjubkan untuk diabadikan.
Fenomena ini juga menjadi pengingat bahwa masih banyak objek misterius dari tepi Tata Surya yang sesekali menampakkan diri di langit malam Bumi.
Rangkuman AI sedang dibuat…