Profil Alex Noerdin, Mantan Gubernur Sumsel Meninggal Diusia 75 Tahun



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID – Kabar duka datang dari dunia politik Tanah Air.
Berikut profil Alex Noerdin, mantan Gubernur Sumatera Selatan dua periode yang meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di ruang ICU RS Siloam Semanggi, Jakarta, Rabu (25/2/2026) pukul 13.30 WIB.
Informasi wafatnya tokoh senior Partai Golkar tersebut dibenarkan pihak keluarga.
Dalam keterangan tertulisnya, juru bicara keluarga, Okta Alfarizi, menyampaikan kabar duka tersebut.
Ia menyampaikan bahwa almarhum Alex Noerdin telah wafat di RS Siloam Semanggi, Jakarta, sekitar pukul 13.30 WIB.
Berdasarkan profil Alex Noerdin, ia lahir di Palembang, Sumatera Selatan, pada 9 September 1950.
Ia menghembuskan napas terakhir pada usia 75 tahun di Jakarta.
Alex Noerdin dikenal sebagai birokrat sekaligus politikus yang memiliki perjalanan karier panjang.
Ia menempuh pendidikan tinggi di:
Kariernya dimulai sebagai Pegawai Negeri Sipil di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumatera Selatan. Ia juga pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang.
Karier politiknya semakin menonjol saat terpilih sebagai Bupati Musi Banyuasin pada 2002 dari Partai Golkar. Pada periode kedua (2007–2012), namanya semakin dikenal luas.
Dalam Pilgub Sumatera Selatan 2008, ia berhasil memenangkan kontestasi dan menjabat sebagai Gubernur Sumsel hingga 2013.
Setelah itu, dalam Pemilu 2019, ia terpilih sebagai anggota DPR RI periode 2019-2024 dari Dapil Sumatera Selatan II dengan perolehan 145.622 suara. Ia juga pernah menjabat Wakil Ketua Komisi VI DPR sebelum mengakhiri masa tugasnya pada 16 September 2021.
Nama: Alex Noerdin
Lahir: 9 September 1950, Palembang, Sumatera Selatan
Meninggal: 25 Februari 2026, Jakarta
Partai Politik: Golkar
Istri: Sri Eliza
Anak: 3 orang (termasuk Dodi Reza Alex Noerdin)
Almamater: Universitas Trisakti (1980), Universitas Atma Jaya Jakarta (1981)
Pekerjaan: PNS, Politikus
Kepergian tokoh yang tercatat dalam profil Alex Noerdin ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat Sumatera Selatan.
Dalam keterangan terpisah, penasihat hukum almarhum, Titis Rachmawati, menjelaskan kondisi kesehatan yang dialami kliennya.
Ia menerangkan bahwa mantan Gubernur Sumsel dua periode itu menderita sumbatan pada empedu serta infeksi di saluran pankreas.
Menurutnya, kondisi kesehatan almarhum cukup serius sehingga harus dirawat intensif di ICU RS Siloam Semanggi, Jakarta.
Sementara itu, kuasa hukum lainnya, Redho Junaidi, mengungkapkan bahwa pada Jumat sebelumnya tekanan darah Alex Noerdin sempat turun hingga 70/40 saat masih berada di rutan.
Ia mengatakan pihak rutan segera merujuk terdakwa ke RS Siloam Palembang.
Saat tiba di rumah sakit tersebut, kliennya dalam kondisi tidak sadar dan fasilitas medis dinilai kurang memadai sehingga harus dirujuk ke RS Siloam Jakarta.
Karena kondisi kesehatannya terus memburuk, almarhum akhirnya dirawat di Jakarta hingga menghembuskan napas terakhir.
Jenazah akan dibawa ke Palembang untuk disemayamkan di rumah duka di Jalan Merdeka.
Perwakilan keluarga menyampaikan bahwa jenazah akan diterbangkan dari Jakarta menuju Palembang pada Kamis pagi.
Setelah disalatkan usai salat Zuhur, almarhum akan dimakamkan di TPU Kebun Bunga Palembang.
Ia menambahkan bahwa almarhum direncanakan dimakamkan di pemakaman keluarga yang berada di TPU Kebun Bunga.
Rangkuman AI sedang dibuat…