Profil Ricky Pratama, Pemain PSM Makassar yang Diduga Aniaya Sang Kekasih


HAIJAKARTA.ID – Nama pemain PSM Makassar sekaligus Timnas Indonesia, Ricky Pratama, tengah ramai diperbincangkan publik. Pemain berusia 22 tahun itu dilaporkan ke polisi terkait dugaan penganiayaan terhadap kekasihnya.
Kabar tersebut mengejutkan para pendukung PSM Makassar.
Pasalnya, pemain asal Sidoarjo ini dikenal sebagai salah satu talenta muda potensial yang dimiliki sepak bola Indonesia.
Di tengah sorotan kasus hukum, profil Ricky Pratama kembali menjadi perhatian, mulai dari perjalanan karier hingga kiprahnya bersama Timnas Indonesia.
Ricky Pratama mengawali karier profesionalnya dari akademi PSM Makassar.
Namanya mulai mencuat setelah menjadi top skor Elite Pro Academy (EPA) U-18 2021 dengan torehan 27 gol.
Performa impresif tersebut mengantarkannya menembus skuad utama PSM Makassar di era pelatih Bernardo Tavares.
Ia juga menjadi bagian penting saat PSM Makassar menjuarai Liga 1 musim 2022/2023.
Namun, ketika tengah berusaha mengokohkan posisi di tim inti, Ricky kini harus menghadapi persoalan hukum setelah kekasihnya berinisial AD (25) melaporkannya ke Polda Sulsel.
Di level internasional, Ricky Pratama merupakan langganan panggilan Timnas Indonesia di berbagai kelompok usia.
Ia pernah masuk skuad asuhan Shin Tae-yong, Indra Sjafri, hingga Gerald Vanenburg.
Ricky juga menjadi bagian Timnas Indonesia U-20 yang sempat menjalani pemusatan latihan jangka panjang di Eropa, termasuk Turki dan Spanyol.
Kemampuannya bermain di beberapa posisi lini depan membuatnya kerap dijadikan opsi rotasi.
Namun, dengan kasus hukum yang kini membelit, masa depan kariernya bersama skuad Garuda disebut-sebut berada di persimpangan.
Kuasa hukum AD, Eko Saputra, membenarkan laporan tersebut. Ia menyampaikan bahwa kliennya telah resmi membuat laporan dugaan penganiayaan.
“Benar, kami sudah mendatangi Polda Sulsel dan melaporkan RP atas dugaan penganiayaan,” ujar Eko, dengan redaksi disesuaikan, Minggu (15/2/2026).
Menurut Eko, korban datang langsung ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Sulsel didampingi tim kuasa hukum.
Ia menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi di kos korban di Jalan Anuang, Kecamatan Mamajang, Makassar, yang lokasinya tak jauh dari mes pemain PSM Makassar.
“Lokasinya berada di tempat tinggal korban. Klien kami kos di Makassar, posisinya dekat dengan mes pemain PSM,” ungkap Eko.
Hingga kini, polisi masih melakukan pendalaman terkait laporan tersebut. Identitas korban dan kronologi lengkap masih dalam proses penyelidikan.
Sementara itu, pihak PSM Makassar belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait status hukum Ricky maupun kemungkinan sanksi internal terhadap pemain bernomor punggung 15 tersebut.
Rangkuman AI sedang dibuat…