Proyek MRT Menuju Tangsel Mendapat Dukungan Pemkot, Begini Menurut Benyamin



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menegaskan dukungannya terhadap proyek Mass Rapid Transit (MRT) dari DKI Jakarta agar dapat diteruskan hingga wilayah Tangsel.
Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, menyatakan perlunya mendapatkan informasi lebih detail mengenai perencanaan pembangunan proyek tersebut.
Menurutnya, proyek pembangunan transportasi publik berbasis rel ini membutuhkan dana yang sangat besar, diperkirakan mencapai Rp15 hingga Rp20 triliun.
“Kami mendukung Pembangunan MRT, hanya saja kami perlu mendapatkan informasi yang lebih terperinci tentang perencanaan pembangunan. Apa peran pemerintah kota dan peran orang lain,” kata Benyamin saat memberikan informasi pada Sabtu (20/4/2024).
“Pasti sangat besar, sekitar Rp15 sampai dengan Rp20 triliun. Angka tersebut terlalu besar untuk dijangkau melalui APBD Tangsel yang hanya sebesar Rp4,6 triliun dan itu digunakan untuk seluruh rakyat Tangsel,” imbuhnya.
Dengan anggaran APBD Tangsel yang hanya sekitar Rp4,6 triliun, Benyamin mengakui bahwa jumlah tersebut terlalu besar untuk dijangkau. Oleh karena itu, ia berharap akan ada pembahasan detail dengan pihak Tangsel tentang proyek MRT tersebut.
Benyamin juga berharap adanya pertemuan dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait proyek MRT yang akan melintasi wilayah Tangsel.
Menurutnya, pembahasan lebih lanjut perlu dilakukan karena pengoperasian transportasi umum ini melibatkan dua wilayah, yaitu DKI Jakarta dan Tangerang Selatan.
Dia juga menekankan pentingnya persiapan khusus untuk implementasi pembangunan proyek tersebut, mengingat aglomerasi Jabodetabek telah terjadi dan menjadi konsep pembangunan yang bersatu antara Jakarta dengan wilayah Tangsel.
Rangkuman AI sedang dibuat…