Sempat Ditolak, Joni Pemanjat Tiang Bendera Lulus Seleksi Bintara TNI AD



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID – Yohanes Ande Kalla, yang lebih dikenal sebagai Joni, telah dinyatakan lulus seleksi calon Bintara Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) untuk Tahun Ajaran 2024.
Nama Joni dikenal publik karena aksi heroik memanjat tiang bendera untuk menyelamatkan bendera yang nyaris jatuh pada saat upacara HUT ke-73 RI di Pantai Motaain, Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada tahun 2018.
Kelulusan Joni dikonfirmasi oleh Kepala Penerangan Kodam IX/Udayana, Kolonel Inf Agung Udayana. Menurut Agung, Joni yang masuk dalam kategori seleksi khusus telah mengikuti seluruh rangkaian seleksi Bintara TNI AD.
“Dengan segala penilaian dan pertimbangan yang dilakukan panitia seleksi, Joni berhasil lulus untuk mengikuti Pendidikan Bintara TNI AD TA. 2024,” ujar Agung dalam keterangan tertulis pada Kamis, 26 September 2024.
Joni lulus sebagai Bintara TNI AD Reguler dengan kategori Keahlian Tahun 2024 di Bandung. Agung menyebutkan bahwa kelulusan Joni, yang dikenal sebagai bocah pemanjat tiang bendera, adalah hasil dari kegigihannya dalam mengikuti serangkaian tes.
“Didukung bimbingan para pelatih dengan memanfaatkan waktu yang ada, akhirnya dia sampai di tingkat pusat dan dinyatakan lulus,” tambah Agung.
Dengan kelulusannya ini, Joni akan menjadi seorang abdi negara, sesuai dengan cita-cita dan permintaannya kepada Presiden Joko Widodo pada tahun 2018. Joni akan menjalani pendidikan di Rindam IX/Udayana, sesuai dengan asal daerahnya saat pendaftaran. Agung juga mengungkapkan bahwa Joni akan bergabung dengan ratusan calon bintara lainnya yang dinyatakan lulus seleksi.
“Nanti sesuai dengan jadwal pelaksanaan penerimaan calon Bintara TNI AD, Joni bersama 218 orang lainnya akan melaksanakan Upacara Pembukaan Pendidikan Bintara PK TNI AD,” jelas Agung.
Joni akan memulai pendidikannya di Rindam IX/Udayana pada 27 September 2024 selama lima bulan, diikuti dengan pendidikan kejuruan selama tiga bulan. Sebelum dinyatakan lulus seleksi, pendaftaran Joni sempat ditolak karena tidak memenuhi salah satu persyaratan tinggi badan. Namun, Joni diberi kesempatan untuk mengikuti rangkaian tes untuk menggali potensi spesifik lainnya.
Rangkuman AI sedang dibuat…