Syarat Usia Pencari Jodoh Cindo Match di MOI Kelapa Gading, Minimal Lulusan S1, Yuk Merapat!


HAIJAKARTA.ID – Fenomena biro jodoh konvensional kembali mencuat lewat Cindo Match di Mall of Indonesia (MOI).
Layanan ini menjadi perbincangan hangat karena menerapkan syarat usia pencari jodoh Cindo Match di MOI dan aturan pendidikan tertentu bagi para pesertanya.
Di tengah ramainya aplikasi dating online modern, Cindo Match memilih pendekatan tatap muka berbasis komunitas.
Angie selaku founder menegaskan bahwa layanan ini dikhususkan bagi komunitas Chindo alias China Indonesia.
“Peserta memberikan data dan foto, lalu kami pajang di depan gerai untuk dilihat orang lain,” ujar Angie menjelaskan mekanisme dasar.
Dalam aturannya, syarat usia pencari jodoh Cindo Match di MOI ditetapkan cukup ketat:
Menurut Angie, aturan ini dibuat bukan tanpa alasan.
“Cowok usia di bawah 25 biasanya belum matang. Masih kuliah atau belum stabil pekerjaan, jadi kami tetapkan minimal 25,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan aturan untuk perempuan, “Yang penting sudah bekerja dan mandiri, itu kuncinya,” tambahnya.
Cindo Match memajang CV peserta di depan gerai mereka. Para pencari pasangan dapat memilih paket:
“Untuk paket basic, peserta boleh pilih tiga CV dan nanti admin memberi data lengkapnya,” jelas Angie.
“Fast track itu peserta tinggal duduk, lalu kami buka data kandidat tanpa perlu melihat CV,” jelas Angie.
Selain memilih pasangan, peserta juga dapat masuk ke komunitas dengan biaya berbeda:
“Kami memiliki algoritma untuk mencocokkan data peserta, jadi rekomendasi tidak asal-asalan,” kata Angie.
Tak hanya fokus cari jodoh, komunitas ini juga rutin mengadakan event.
“Tujuan kita bukan cuma jodoh, tapi juga networking dan pengembangan diri, itu visi besarnya,” tutur Angie.
Rangkuman AI sedang dibuat…