Tata Cara Sholat Tarawih 11 Rakaat di Rumah: Lengkap dengan Niat Serta Doa Penutup Ibadah Malam!


HAIJAKARTA.ID- Tata cara sholat Tarawih 11 Rakaat di rumah bagi umat Islam, begini langka-langkah mudahnya!
Selain menjalankan puasa wajib, salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan adalah salat tarawih, yakni salat malam yang dikerjakan khusus selama Ramadan setelah salat Isya.
Salat tarawih tidak hanya menjadi tradisi ibadah tahunan, tetapi juga sarana memperkuat spiritualitas, memperbanyak pahala, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Ibadah ini dapat dilakukan secara berjamaah di masjid maupun sendiri di rumah, sesuai kondisi dan kemampuan masing-masing umat Muslim.
Sejumlah media nasional seperti detikJateng dan Kompas TV turut mengulas secara rinci tata cara, niat, serta keutamaan salat tarawih sebagai panduan umat Islam selama Ramadan.
Secara bahasa, kata tarawih berasal dari bahasa Arab yang berarti “istirahat”, karena pada masa Rasulullah SAW dan para sahabat, salat ini dilakukan dengan jeda istirahat di setiap beberapa rakaat mengingat panjangnya bacaan Al-Qur’an yang dilantunkan.
Salat tarawih pertama kali dikerjakan Rasulullah SAW secara berjamaah di masjid, namun kemudian dilanjutkan sendiri agar tidak dianggap wajib oleh umatnya.
Pada masa Khalifah Umar bin Khattab, tarawih kembali dibiasakan berjamaah hingga kini menjadi tradisi di seluruh dunia Islam.
Salat tarawih mengandung keutamaan luar biasa, di antaranya:
Rasulullah SAW bersabda:
“Barang siapa melaksanakan ibadah malam di bulan Ramadan dengan iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”
Tak hanya itu, salat tarawih berjamaah hingga selesai bersama imam juga dicatat seperti melaksanakan ibadah sepanjang malam penuh.
Dalam praktiknya, umat Islam mengenal beberapa jumlah rakaat tarawih:
Biasanya merujuk pada hadis yang menyebut kebiasaan Nabi Muhammad SAW.
Banyak diterapkan di masjid-masjid Indonesia mengikuti mazhab Syafi’i. Keduanya sah dan diperbolehkan dalam Islam.
Arab:
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى
Latin:
Ushalli sunnatat tarāwīhi rak’atayni mustaqbilal qiblati adā’an lillāhi ta’ālā
Artinya:
“Aku berniat salat sunnah tarawih dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.”
Latin:
Ushalli sunnatat tarāwīhi rak’atayni mustaqbilal qiblati adā’an ma’mūman lillāhi ta’ālā
Artinya:
“Aku berniat salat sunnah tarawih dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta’ala.”
Pelaksanaannya dilakukan dua rakaat satu salam.
Urutannya:
Diulang hingga 8 rakaat, lalu ditutup witir 3 rakaat.
Metode pelaksanaan sama seperti salat sunnah dua rakaat salam, hanya jumlahnya lebih banyak: 20 rakaat tarawih dan Ditutup 3 rakaat witir
Biasanya diselingi dzikir, shalawat, dan doa singkat di sela rakaat.
Setelah selesai tarawih, umat Islam dianjurkan memanjatkan doa berisi:
Doa ini meski tidak wajib, namun menjadi tradisi ibadah yang memperkaya spiritual Ramadan.
Salat tarawih bukan sekadar rutinitas ibadah malam, tetapi juga:
Salat tarawih merupakan ibadah sunnah istimewa yang penuh keutamaan selama Ramadan. Baik dikerjakan:
semuanya sah dan berpahala besar selama dilakukan dengan niat ikhlas.
Umat Islam dianjurkan menjadikan tarawih sebagai momentum memperbaiki diri dan memperbanyak amal saleh di bulan penuh rahmat ini.
Rangkuman AI sedang dibuat…