Tembok Penahan Tol Serpong-Cinere Ambruk Akibat Hujan Deras, Begini Kronologinya



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID – Tembok penahan tanah (DPT) di sisi Tol Serpong-Cinere ambruk akibat hujan deras yang mengguyur kawasan Tangerang Selatan pada Sabtu siang.
Peristiwa yang terjadi di KM 35+200 Jalur A, dekat Gerbang Tol (GT) Limo, sempat memicu kemacetan karena puing-puing longsor menutupi beberapa lajur.
“Bencana longsor terjadi di tol-Serpong – Cinere sebelum exit 37 akibat hujan lumayan deras di sekitar kawasan tersebut,” tulis keterangan dilansir dari akun Instagram @kabarbintaro, Sabtu (2/11).
Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum, Rachman Arief, menyampaikan bahwa lalu lintas sudah kembali terkendali setelah penanganan cepat oleh sejumlah pihak, termasuk PT Cinere Serpong Jaya (CSJ) selaku operator, PT Waskita Karya sebagai kontraktor pemeliharaan, serta Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) dan Kepolisian Jalan Raya (PJR).
Kejadian longsor ini bermula dari intensitas hujan tinggi pada pukul 13.00 WIB.
Sekitar pukul 14.15 WIB, dinding penahan setinggi 25 meter mengalami ambruk, mengakibatkan puing longsor menutup lajur bahu dalam, Lajur 1, dan Lajur 2.
Berdasarkan hasil sementara, longsor disebabkan oleh rembesan air yang mengalir ke arah dinding penahan sehingga tanah menjadi jenuh dan kehilangan daya dukung.
Proses penanganan dilakukan sejak pukul 14.30 WIB, dengan pengamanan lajur serta pembersihan puing di lokasi kejadian.
Pada pukul 15.00 WIB, area longsor ditutup dengan terpal untuk mencegah rembesan lebih lanjut, sementara pengalihan aliran air diterapkan.
Hingga pukul 16.30 WIB, pembersihan puing terus dilakukan untuk memperlancar arus lalu lintas.
Sebagai solusi sementara, PT CSJ menggunakan cerucuk bambu untuk memperkuat lereng sebelum penanganan permanen dilaksanakan.
Pihak CSJ meminta maaf kepada pengguna tol yang terdampak dan mengimbau pengendara agar tetap berhati-hati dan mengikuti arahan petugas di lapangan.
Rangkuman AI sedang dibuat…