Terbongkar! Ini Alasan Pramono Anung Minta Warga Jakarta Belajar Bahasa Asing



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menekankan pentingnya peningkatan kemampuan bahasa asing bagi masyarakat Ibu Kota.
Menurutnya, hal ini menjadi salah satu alasan Pramono mendorong warga agar memiliki peluang lebih besar tidak hanya bekerja di Jakarta, tetapi juga bersaing di dunia internasional.
Pemprov DKI disebutnya siap memberi dukungan nyata bagi warga yang serius mengembangkan diri.
Pramono menjelaskan bahwa pasar kerja di Jakarta masih sangat diminati hingga kini.
Ia mencontohkan saat pemerintah membuka lowongan Damkar dengan 1.000 formasi, jumlah pendaftar mencapai lebih dari 24 ribu orang, di mana 40 persen di antaranya berasal dari luar Jakarta.
Menurutnya, fakta ini menjadi alasan Pramono untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia di Jakarta agar siap menghadapi persaingan.
Gubernur DKI itu juga berbagi kisah pribadinya.
Ia menyebut dirinya dahulu juga merupakan perantau dari kampung yang mencoba peruntungan di Jakarta.
Hal ini menjadi salah satu alasan Pramono membuka ruang kesempatan kerja seluas-luasnya, namun dengan catatan bahwa setiap orang harus memiliki kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.
Selain menyiapkan kompetensi teknis, Pramono menekankan bahwa penguasaan bahasa asing adalah kunci penting.
Ia mendorong warga Jakarta untuk serius mempelajari bahasa Jepang, Korea, China, maupun Arab.
Menurutnya, ini menjadi alasan Pramono menyiapkan dukungan dari Pemprov DKI agar warganya bisa berkompetisi di luar negeri.
“Kalau ada masyarakat yang benar-benar mau belajar bahasa asing untuk kerja di luar negeri, maka pemerintah Jakarta akan memberikan dukungan penuh,” ungkapnya.
Rangkuman AI sedang dibuat…