Tiket Kapal Merak Bakauheni Ludes Terjual, Menhub Minta Maaf pada Pemudik



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID – Budi Karya Sumadi, Menhub memohon maaf kepada pemudik yang hendak menyeberang rute Pelabuhan Merak – Bakauheni karena tiket kapal penyeberangan telah habis terjual pada tanggal 6, 7, dan 8 April 2024.
“Kita lihat karena kenaikan yang luar biasa daripada jumlah penumpang, maka sebagian tidak bisa dilayani secara maksimal. Oleh karena kami mohon maaf,” ucap Budi saat tinjauan arus mudik Pelabuhan Merak hari Minggu (7/4/2024).
Dia juga mengungkapkan niatnya untuk memaksimalkan rute penyeberangan lainnya yaitu Ciwandan-Panjang yang belum diminati oleh pemudik mobil maupun motor.
Menurutnya rute tersebeut bisa menjadi solusi efektif untuk memangkas waktu perjalanan.
“Kita akan memilah-milah penumpang yang ingin ke Pelabuhan Panjang, karena ke Panjang itu mengirit hampir satu jam perjalanan naik motor atau mobil, dan ini sangat positif, semula ada tapi belum dimaksimalkan,” tuturnya.
Sementara itu, Dirut PT ASDP Indonesia Ferry Ira Puspadewi menginformasikan tiket penyeberangan memang sudah habis terjual pada tanggal 6, 7, dan 8 April 2024.
Oleh karena itu ia menghimbau bagi pemudik yang tidak mendapat tidak, untuk mengurungkan niat keberangkatannya ke Pelabuhan Merak.
Ira menjelaskan bahwa tiket telah habis dan memberikan himbauan kepada seluruh pengguna jasa yang ingin menyeberang agar tidak berangkat kecuali sudah memiliki tiket di tangan.
Dia menegaskan bahwa tidak akan ada penambahan tiket karena telah ditetapkan kuota, termasuk tiket penyeberangan kapal.
Rangkuman AI sedang dibuat…