Tragis! Penjual Cilok di Tangerang Ditemukan Tewas dengan 8 Luka Senjata Tajam



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID – Seorang pria berinisial R yang berprofesi sebagai penjual cilok ditemukan tewas di sebuah rumah kontrakan di Desa Pasir Gedung, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten.
Polisi menduga korban merupakan korban pembunuhan setelah ditemukan sejumlah luka akibat senjata tajam di tubuhnya.
Kasi Humas Polresta Tangerang Ipda Sandro Tri Bahara mengatakan hasil pemeriksaan luar sementara terhadap jenazah korban menemukan delapan luka yang diduga akibat kekerasan menggunakan senjata tajam.
“Hasil sementara pemeriksaan luar terhadap jenazah ditemukan delapan luka akibat kekerasan senjata tajam,” kata Sandro pada Rabu, (3/6/2026).
Meski demikian, polisi masih menunggu hasil autopsi untuk memastikan penyebab pasti kematian korban serta karakteristik luka yang ditemukan di tubuhnya.
“Untuk memastikan penyebab kematian serta karakteristik luka secara lebih rinci, masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan,” katanya.
Korban ditemukan tewas di sebuah rumah kontrakan yang berada di Desa Pasir Gedung, Cikupa. Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan bekas darah di lantai kontrakan yang menjadi lokasi penemuan jasad korban.
Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengatakan pihaknya langsung mendatangi lokasi kejadian pada Selasa, (2/6/2026) petang untuk melakukan penyelidikan.
“Kami melakukan penyelidikan untuk mengungkap peristiwa ini,” kata Indra Waspada.
Menurutnya, indikasi awal mengarah pada dugaan tindak pidana pembunuhan. Karena itu, polisi saat ini tengah mengumpulkan keterangan saksi dan memeriksa berbagai barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian.
Selain memeriksa TKP, polisi juga menyisir area sekitar lokasi guna mencari petunjuk yang dapat membantu mengungkap pelaku maupun kronologi kejadian.
“Terkait korban, kami masih menunggu hasil autopsi,” ujar Indra.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, korban diketahui baru sekitar 10 hari menempati rumah kontrakan tersebut. Polisi juga memperoleh informasi bahwa korban tinggal bersama seorang rekannya.
“Korban sekitar 10 hari tinggal di kontrakan tersebut. Berdasarkan keterangan saksi, korban diketahui tinggal bersama seorang rekannya,” katanya.
Hingga kini, penyidik masih terus mendalami kasus tersebut untuk mengungkap motif dan pelaku di balik kematian korban.
“Penyelidikan masih terus kami lakukan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat kasus ini bisa terungkap,” tutup Indra Waspada.
Rangkuman AI sedang dibuat…