Viral BBM Bobibos RON 98, Kementerian ESDM Tegaskan Masih Dalam Proses Uji



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memilih irit bicara saat ditanya soal kemunculan produk bahan bakar minyak (BBM) baru bernama Bobibos yang diklaim memiliki kadar oktan RON 98.
Bahlil hanya menyebut bahwa pihaknya saat ini masih mempelajari lebih jauh soal produk tersebut.
“Kita pelajari dulu ya, kita pelajari dulu,” kata Bahlil usai rapat dengan Komisi XII DPR, di Gedung DPR Jakarta, Selasa (11/11/2025), dikutip dari Detik.
Sementara itu, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, menyambut positif inovasi yang dilakukan berbagai pihak dalam menghadirkan BBM ramah lingkungan.
Namun, ia menegaskan, proses agar sebuah produk BBM bisa beredar di pasaran tidak bisa dilakukan secara instan.
“Saya tidak berani menyebut nama dan lain-lain, tapi tidak mengurangi apresiasi saya terhadap inovasi anak bangsa. Tapi seperti yang saya jelaskan, untuk menguji suatu BBM lalu menjadi bahan bakar, itu minimal 8 bulan, baru kita putuskan apakah ini layak atau tidak,” ujar Laode saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jumat (7/11/2025).
Laode juga menanggapi klaim bahwa BBM Bobibos sudah mendapatkan sertifikat dari Lemigas Kementerian ESDM.
Ia menegaskan bahwa sejauh ini produk tersebut baru sebatas diajukan untuk uji laboratorium, dan hasilnya pun belum bisa diumumkan.
“Jadi gini, mereka mengusulkan uji di laboratorium kami. Tapi kan hasil ujinya kan ini masih secret agreement, maksudnya masih tertutup ya. Saya belum bisa menyampaikan tersebut,” katanya.
“Dan kalau minta uji berarti kan hasilnya laporan hasil uji, bukan sertifikasi ya. Ini saya perlu luruskan, biar tidak terjadi simpang siur. Kemarin saya juga dapat, oh sudah disertifikasi. Saya luruskan di sini bahwa ini belum disertifikasi,” sambung Laode.
Rangkuman AI sedang dibuat…