Wajib Tahu! Ini Fungsi dan Bentuk Kartu Nusuk Haji untuk Jamaah Indonesia



HAIJAKARTA.ID- Kabar baik bagi para lulusan perguruan tinggi yang ingin menambah pengalaman kerja. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) kembali membuka pendaftaran Program Pemagangan Nasional atau MagangHub Batch 3 Angkatan II mulai 27 Oktober hingga 4 November 2026. Program ini memberikan kesempatan bagi lulusan baru untuk memperoleh pengalaman kerja secara langsung di perusahaan mitra, sekaligus meningkatkan keterampilan dan […]

HAIJAKARTA.ID- Kabar baik bagi lulusan perguruan tinggi yang ingin memperoleh pengalaman kerja sekaligus berkontribusi dalam pengawasan sektor energi nasional. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi membuka Program Pengawal Energi 2026 dengan menyediakan 108 posisi bagi talenta muda Indonesia. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat pengawasan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi […]

HAIJAKARTA.ID- Kabar gembira bagi warga Jakarta dan sekitarnya yang ingin menikmati liburan hemat. Taman Impian Jaya Ancol menghadirkan program gratis tiket masuk kawasan pada 16–31 Oktober 2026. Melalui program ini, pengunjung bisa menikmati suasana pantai hingga malam hari tanpa dikenakan biaya tiket masuk orang pada jam yang telah ditentukan. Berdasarkan informasi promosi yang beredar, program […]
HAIJAKARTA.ID- Apa fungsi dan bentuk kartu Nusuk Haji? Dalam rangka menyukseskan pelaksanaan ibadah haji, setiap jamaah asal Indonesia diwajibkan memiliki sebuah dokumen penting yang dikenal dengan nama Kartu Nusuk Haji.
Kartu ini memiliki peran yang sangat sentral bahkan disebut lebih penting dibandingkan paspor dalam konteks operasional ibadah haji di Arab Saudi.
Menurut informasi resmi dari Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) hingga minggu terakhir bulan Mei 2025, setidaknya 176.437 jamaah haji Indonesia telah menerima kartu Nusuk sebagai bukti legalitas dan keabsahan mereka dalam mengikuti seluruh rangkaian ibadah haji.
Kartu ini merupakan salah satu persyaratan esensial yang harus dipenuhi oleh setiap jamaah sebelum dapat melaksanakan ibadah di Tanah Suci.
Kartu Nusuk Haji merupakan identitas digital resmi yang mulai diberlakukan sejak tahun 2024 oleh Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi.
Kartu ini berbentuk kartu PVC dengan kombinasi warna putih dan cokelat. Dalam kartu tersebut tercantum sejumlah informasi penting, antara lain:
Kartu ini berfungsi sebagai alat utama verifikasi identitas jamaah haji resmi.
Dengan demikian, pemerintah Arab Saudi dapat menghindari kehadiran jamaah ilegal atau tidak terdaftar yang mencoba memasuki kawasan suci seperti Kota Makkah, Arafah, Muzdalifah, Mina, dan Masjidil Haram.
Pihak Kementerian Agama menegaskan bahwa keberadaan kartu ini sangat krusial. Tanpa Kartu Nusuk, jamaah tidak akan diizinkan untuk:
Dengan kata lain, kartu ini menjadi nyawa kedua bagi setiap jamaah yang sedang menjalankan ibadah haji.
Tanpa kartu ini, jamaah tidak dapat mengakses berbagai fasilitas maupun menjalankan prosesi haji secara lengkap.
Selain sebagai alat untuk verifikasi dan identifikasi jamaah, Kartu Nusuk juga merniliki beberapa fungsi tambahan yang sangat penting dalam mendukung kelancaran ibadah haji, yaitu:
Kartu Nusuk menyimpan informasi terkait layanan dan paket haji yang digunakan oleh jamaah.
Dengan demikian, kartu ini akan memudahkan proses klaim hak-hak layanan seperti akomodasi, transportasi, konsumsi, hingga layanan kesehatan yang telah dijanjikan oleh syarikah.
Petugas keamanan Arab Saudi akan melakukan pemeriksaan secara ketat dan hanya memperbolehkan jamaah yang memiliki Kartu Nusuk untuk memasuki Masjidil Haram.
Hal ini dilakukan untuk menjaga keteraturan, keamanan, dan mengelola kerumunan jamaah secara efektif.
Data yang tertanam dalam Kartu Nusuk telah terintegrasi dengan sistem digital pengawasan pergerakan jamaah.
Hal ini sangat membantu dalam hal logistik, pengaturan transportasi massal, dan juga dalam menjaga keamanan serta ketertiban selama ibadah haji berlangsung.
Setibanya di Arab Saudi, jamaah haji Indonesia akan mendapatkan Kartu Nusuk melalui pihak syarikah, maksimal dalam waktu 1×24 jam.
Setelah diterima, jamaah diwajibkan untuk selalu membawa dan mengenakan kartu ini selama berada di Tanah Suci.
Kartu ini bukan hanya sekadar kartu identitas biasa, melainkan sebuah dokumen penting yang menjamin kelancaran pelaksanaan ibadah haji.
Oleh karena itu, jamaah dihimbau untuk menjaga kartu ini dengan baik, tidak merusaknya, serta tidak sampai hilang demi kenyamanan dan keselamatan selama berada di Arab Saudi.
Rangkuman AI sedang dibuat…