Wanita Panjat Tower Sutet 9 Kali di Bogor, Diduga Pelaku Mengidap Keterbelakangan Mental



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID – Seorang wanita berinisial PD (28), yang memiliki keterbelakangan mental, kembali membuat geger warga Bojonggede, Kabupaten Bogor, dengan aksinya memanjat tower Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) setinggi sekitar 30 meter.
Aksi PD ini bukanlah yang pertama kalinya, melainkan sudah yang kesembilan. Kejadian tersebut diketahui warga pada Kamis pagi (14/11/2024) sekitar pukul 05.40 WIB.
Melihat kejadian ini, warga langsung melaporkannya ke Unit Siaga SAR Bogor untuk evakuasi.
“Sudah 9 kali pelaku mencoba memanjat tower Sutet. Kalau dilihat memang ia sedang mengidap keterbelakangan mental,” ungkap Komandan Unit Siaga SAR Bogor, Ahmad Nur Iman.
Tim SAR yang tiba di lokasi segera melakukan upaya penyelamatan. Dalam beberapa kasus sebelumnya, PD selalu turun dengan sukarela tanpa cedera.
Begitu pula kali ini, PD turun dengan selamat setelah beberapa waktu.
Menurut Ahmad Nur Iman, PD mengalami halusinasi dan kerap menyatakan bahwa “yang naik bukan saya,” yang menunjukkan gejala gangguan persepsi.
“Kalau ditanya seperti tidak sadar. Seperti bukan dia yang melakukan itu,” jelas Ahmad.
Camat Bojonggede, Tenny Ramdhani, mengonfirmasi bahwa PD adalah seorang anak berkebutuhan khusus (ABK).
Untuk mencegah kejadian serupa, pihaknya berencana memasang pembatas di sekitar area tower SUTET.
Selain itu, pemerintah kecamatan akan bekerja sama dengan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) untuk memberikan pendampingan kepada PD.
“Korban selamat, tidak ada luka. Nanti akan ada pendampingan pSM dan pendampingan dari ABK di wilayah ini,” kata Tenny.
Proses evakuasi melibatkan tim dari Unit Siaga SAR Bogor, Damkar Kabupaten Bogor, Damkar Kota, Polsek Bojonggede, dan PLN UPT Bogor.
Kolaborasi ini menunjukkan komitmen berbagai pihak dalam menangani kejadian yang berisiko tinggi dan berulang ini.
Rangkuman AI sedang dibuat…